Pagi Melemah, Rupiah Diprediksi Menguat Seiring Pelonggaran Lockdown

0
65

Sumber: medium.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (26/5) mengalami pelemahan.

Menurut Bloomberg, rupiah pada pukul 09.40 WIB melemah ke posisi Rp 14.752 per dolar AS. Rupiah melemah 0,28 persen dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp 14.710 per dolar AS.

Sementara menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah mengalami penguatan ke posisi Rp 14.774 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 14.785 per dolar AS.

Baca: Pembukaan Perdagangan, Rupiah Menguat Tipis

Meski mengalami pelemahan, rupiah diprediksi akan mengalami apressiasi seiring adanya pelonggaran lockdown. Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pelonggaran lockdown dan kabar kemajuan vaksin masih menjadi penggerak penguatan aset-aset berisiko di pasar keuangan.

“Sentimen ini menutupi kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah yang masih meningkat dan ketegangan baru AS dan China,” kata Ariston.

Dia menyebutkan, Jepang dikabarkan telah mencabut status darurat Covid-19. Kemudian, Singapura akan melakukan pelonggaran lockdown tahap dua dan Inggris melanjutkan rencana pembukaan lockdown yang akan dilakukan pada Juni.

Dia memprediksi, rupiah pada perdagnagan hari ini menguat di kisaran Rp 14.600 per dolar AS dan resisten Rp 14.800 per dolar AS. (sh/republika/kompas)

 

DISKUSI: