Melemah ke Posisi Rp 14.715 per dolar AS, BI Yakin ke Depan Rupiah Menguat

0
98

Sumber: katadata.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (28/5) melemah ke posisi Rp 14.715 per dolar AS. Rupiah melemah 0,03 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Meski mengalami depresiasi, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimis ke depan rupiah bisa menguat menuju tingkat yang fundamental.

“Bahwa nilai tukar rupiah ke depan insya Allah akan terus menguat menuju ke level atau tingkat fundamentalnya,” kata Perry, Kamis (28/5).

Pada Maret 2020, rupiah sempat tertekan hingga ke posisi Rp 16.000 per dolar AS. Akan tetapi pada April, rupiah cenderung stabil dan menguat.

Baca: Pembukaan Perdagangan, Rupiah Menguat Tipis

Menurut Perry, posisi rupiah yang masih di bawah tingkat fundamental disebabkan oleh faktor premi risiko yang masih tinggi akibat ketidakpastian di pasar keuangan global.

“Sebelum Covid-19, nilai tukar rupiah pernah di bawah Rp 14.000, di level Rp 13.800 pernah juga sampai Rp 13.600, itu akan mengarah ke sana,” ujarnya.

Dia menuturkan, tingkat fundamental rupiah akan dipengaruhi oleh inflasi yang rendah, defisit transaksi berjalan yang juga rendah, dan aliran modal asing berupa potofolio khususnya melalui instrument Surat Berharga Negara (SBN) yang masuk ke dalam negeri.

“Sehingga imbal hasil dari SBN kita yang menurun juga mendukung stabilitas nilai tukar rupiah kita kea rah fundamental. Kami meyakini nilai tukar saat ini masih undervalue dan berpeluang terus menguat ke arah fundamentalnya,” tuturnya. (sh/kompas/tribunnews)

DISKUSI: