Masih Bekerja Datar Saat Pandemi, Presiden Minta Para Menteri Bikin Terobosan Baru

0
129

Sumber: Setkab

LiputanIslam.com — Presiden Joko Widodo meminta para menteri Kabinet Indonesia Maju membuat terobosan baru untuk mengatasi pandemi COVID-19 dan tidak hanya bekerja datar-datar saja.

“Pada kesempatan yang baik ini, sekali lagi, saya minta agar kita bekerja tidak linear. Saya minta ada sebuah terobosan yang bisa dilihat oleh masyarakat dan terobosan itu diharapkan betul-betul berdampak pada percepatan penanganan ini, tidak datar-datar saja,” kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta.

Presiden meminta untuk menambah personil dari pusat atau tenaga medis dari pusat untuk provinsi-provinsi di luar DKI Jakarta yang menunjukkan tren penyebaran yang masih tinggi.

Presiden juga meminta agar lebih banyak peralatan dan manajemen tenaga medis di sejumlah provinsi yang tingkat penyebaran COVID-19 masih tinggi.

“Karena kalau tidak kita lakukan sesuatu dan masih datar seperti ini, ini tidak akan ada pergerakan yang signifikan,” ungkap Prsiden.

Presiden Jokowi juga meminta ada pengawasan terhadap daerah-daerah yang sudah mulai masuk ke tahap normal baru.

Baca juga: Masih Kerja Biasa di Tengah Krisis Pandemi, Presiden Peringatkan Para Menteri

“Sehingga semua kerja kita bisa efektif, tidak ada lagi ego sektoral, ego kementerian, ego lembaga, ego kedaerahan, apalagi jalan sendiri-sendiri harus kita hilangkan. Dukungan TNI Polri untuk kedisiplinan di masyarakat, terutama di area-area publik yang berisiko kita harapkan betul-betul dijaga,” ungkap Presiden.

Hingga Senin (28/6) jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia mencapai 54.010 orang dengan 22.936 orang dinyatakan sembuh dan 2.754 orang meninggal dunia dengan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 14.712 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 47.658 orang dengan total spesimen yang diuji sudah sebanyak 456.636. (Ay/Antara/Merdeka)

DISKUSI: