Ma’ruf Amin: Lembaga Pendidikan Harus Jeli Melihat Kebutuhan Industri

0
77

Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan lembaga pendidikan harus lebih jeli dalam melihat kebutuhan industri.

Ma’ruf menyampaikan, saat ini banyak sarjana yang menganggur karena masih banyak yang belum terserap jadi tenaga kerja yang handal.

“Saat ini banyak sarjana yang belum terserap jadi tenaga kerja handal. Hal ini akibat tidak jelinya lemabga pendidikan menangkap kebutuhan pasar tenaga kerja,” ujar dia, Minggu (26/1).

Baca: Kebutuhan Tenaga Kerja Industri Bakal Naik 8% pada 2035

Dia menuturkan, kebutuhan terhadap tenaga kerja yang handal semakin besar seiring dengan pertumbuhan dunia industri. Untuk itu, kompetensi peserta didik harus terus diperhatikan sehingga memiliki keahlian yang sesuai dengan industri.

Di sisi lain, Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menyebutkan, banyak penelitan di Indonesia yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri.

Dia menjelaskan, seringkali penelitian yang dilakukan tidak bisa diterapkan dalam industri. Hal ini disebabkan penelitian tersebut tidak sesuai dengan industri.

Sementara itu, dari sisi industri, masih ada keengganan untuk menggunakan hasil riset peneliti Indonesia. Kebanyakan industri lebih suka membeli lisesnsi yang sudah ada.

“Agar riset dan inovasi bisa menopang kemandirian ekonomi nasional, riset inovasinya harus yang langsung nyambung ke sektor manufaktur. Hasil riset bisa keluar dalam bentuk produk yang memiliki daya saing, agar industri manufaktur kita bisa lebih kompetitif,” jelasnya. (sh/beritasatu/tempo)

DISKUSI: