KNKT:  Beberapa Hari Sebelum Kecelakaan, SJ 182 Sempat Alami Kerusakan

0
65

Jakarta, LiputanIslam.comKomite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis perkembangan terbaru investigasi kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182.

Pesawat ini disebut sempat mengalami dua kerusakan beberapa hari sebelum terbang hingga jatuh di perairan Kepulauan Seribu, pada 9 Januari lalu.

Meskipun begitu, Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan, Nurcahyo Utomo menyebut kerusakan itu sudah diperbaiki sebelum peristiwa nahas tersebut.

“Terkait dengan perawatan pesawat udara, investigasi menemukan ada dua kerusakan yang ditunda perbaikannya sejak 25 Desember 2020,” ujarnya pada Rabu (10/2), seperti dilansir dari CNN.

Nucahyo menjelaskan dua kerusakan terjadi pada penunjuk kecepatan (airspeed indicator) di bagian bagian kanan, dan autothrottle atau tuas pengatur tenaga mesin. Hasil investigasi menyatakan kerusakan itu ditemukan masing-masing pada 25 Desember dan 3 Januari.

Airspeed indicator, kata Nurcahyo, sempat diperbaiki namun gagal. Perbaikan kembali dilakukan pada 4 Januari lalu berfungsi normal. Kerusakan itu kemudian dihapus dari daftar perbaikan kerusakan yang ditunda.

Kemudian, kerusakan pada tuas penggerak mesin atau autothrottle ditemukan pada 3 Januari, atau sepekan sebelum terbang dan jatuh. Menurut Nurcahyo, kala itu pilot melaporkan autothrottle sempat tidak berfungsi, kemudian kembali normal usai diperbaiki.

“Setelah tanggal 5 Januari 2021 hingga kecelakaan tidak ditemukan catatan adanya perbaikan yang ditunda di buku catatan perawatan,” ujarnya.

Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dipastikan jatuh di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta pada Sabtu 9 Januari 2021 sekitar pukul 14.40 WIB. (ra/cnn)

DISKUSI: