Kepala BPIP Sebut Puasa Dapat Membangun Peradaban

0
235

Sumber: iNews

LiputanIslam.com — Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menjelaskan beribadah puasa memiliki manfaat dalam banyak aspek yang secara lebih jauh bisa dimaknai sebagai bagian dari membangun peradaban.

Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Jumat (24/4) Bersama BPIP bertema “Puasa = Membangun Peradaban” yang dilakukan secara virtual dengan moderator Direktur Pengkajian Materi BPIP Muhammad Sabri.

Yudian mengatakan berpuasa bisa bermakna membangun peradaban jika kemampuan menahan diri mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Self control”, kata dia, kemampuan manusia mengendalikan diri (self control) seolah-olah selalu diawasi oleh Allah SWT, sebagaimana orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Mampu menahan diri untuk tidak melanggar aturan, misalnya pejabat mampu menahan diri untuk tidak korupsi. Jika dikalikan, misalnya 1.000 atau 100 ribu pejabat mampu tidak korupsi,” katanya.

Bahkan, kata mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu, hikmah puasa dalam membangun peradaban tersebut bisa dikaitkan dengan tradisi mudik masyarakat setiap Lebaran.

Baca juga: FKUI Sebut Ada 11 Kelompok Pasien yang Dianjurkan Tidak Berpuasa

Menurutnya, khususnya umat Islam, semestinya bisa menerapkan makna puasa, yakni menahan diri dengan tidak mudik.

Dengan menahan diri untuk tidak mudik sekarang ini, katanya, sebenarnya masyarakat juga membangun peradaban, namun secara terbalik dengan tradisi mudik sebelumnya. (Ay/Antara/iNews)

DISKUSI: