Kementan: Panen Jagung Februari Capai 500 Hektare

0
71

Sumber: wartaekonomi.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan area panen jagung pada Februari 2020 seluas 500 hektare dengan rata-rata produktivitas 5,5 ton sampai 6 to per hektare.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi, mengatakan, dengan luas dan produktivitas tersebut, volume panen jagung diperkirakan akan mencapai 2,7 juta hingga 3 juta ton.

“Jagung paen bulan depan hampir 500 hektare,” kata Suwandi, Jakarta, Senin (28/1).

Akan tetapi, dia menuturkan, ada sejumlah kendala seperti banjir dan serangan hama ulat grayak. Untuk mengatasi hal ini, Kementan telah menurunkan tim untuk membantu menangani hama sehingga potensi berkurangnya produksi bisa teratasi.

Baca: Awal Tahun, Pasokan Jagung Pakan Aman

Dia meminta agar petani bisa menjaga kebersihan tanaman supaya tidak terserang penyakit. Jika ada tanda-tanda serangan hama, petani diharapkan segera melapor kepada penyuluh di daerah masing-masing.

“Kita akan layani dan selesaikan tapi sementara ini laporan belum banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pakan Ternak, Ditjen PKH, Sri Widayati meyampaikan, ketersediaan jagung saat ini aman hingga Maret 2020. Pasokan jagung tersebut diperoleh dari hasil tanam jagung pada September lalu.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Ditjen Tanaman pangan, dapat disampaikan bahwa pertanaman jagung dilakukan pada periode September-Oktober 2019 telah siap untuk penyediaan jagung periode Januari-Maret 2020,” tuturnya.

Dia menyatakan, pihaknya selalu memantau penyerapan jagung lokal terkait pembelian, stok, kecukupan, dan harga oleh pabrik pakan secara daring atau online.

“Stok yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi pakan selama 45 hari ke depan. Dan stok ini akan bertambah saat masa panen jagung pada awal Februari,” kata dia. (sh/republika/suarapembaruan)

 

DISKUSI: