Kemensos Salurkan Bansos Beras dan Uang Tunai Rp 500.000

0
144

Sumber: infopresiden.com

LiputanIslam.com— Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras dan uang tunai sebesar Rp 500.000 untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan, langkah ini dilakukan sesuai dengan arahan presiden agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dan mendorong daya beli.

“Seperti arahan presiden agar kementerian mendorong program yang memiliki daya ungkit perekonomian. Untuk bansis beras bisa membantu mengurangi sebagian beban ekonomi masyarakat. Dan bansos uang tunai diharapkan mendorong belanja masyarakat, yang berarti ikut menggerakan perekonomian,” ujar Juliari, Selasa (11/8).

Baca: Polri: Ada 92 Kasus Penyelewengan Dana Bansos COVID-19

Dia menyampaikan, bansos beras akan diberikan untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang terkena dampak Covid-19. Sedangkan uang tunai disalurkan untuk 9 juta peserta Program Sembako (BPNT) yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH).

“Untuk bansos beras didistribusikan seberat 15 kilogram beras per bulan per KPM selama tiga bulan. Kemudian untuk bansos uang tunai sekali salur senilai Rp 500.000 per KPM,” kata dia.

Bansos uang tunai akan disalurkan melalui bank-bank pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kepada KPM yang sudah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Selain itu, penyaluran uang tunai juga akan dilakukan melalui kantor pos. Sedangkan, penyaluran bansos beras akan dilakukan oleh Perum Bulog.

“Anggaran yang disiapkan untuk bansos beras kepada 10 juta KPM sebesar Rp 54,1 triliun. Sementara anggaran untuk 9 juta penerima bansos uang tunai adalah sebesar Rp 4,5 triliun,” ucapnya. (sh/kompas/jpnn)

DISKUSI: