Kasus ‘Islam Arogan’, Bareskrim Akan Panggil Abu Janda Pada 1 Februari

0
167

sumber: kumparan

Jakarta, LiputanIslam.com—Aktivis media sosial Permadi Arya alias Abu Janda akan dipanggil Bareskrim Polri pada Senin, 1 Februari 2021 mendatang tekait cuitan ‘Islam arogan’.

Pemanggilan ini didasari laporan Medya Rischa soal dugaan ujaran SARA dan penistaan agama oleh Abu Janda.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi membenarkan adanya panggilan ini pada Sabtu (30/1), seperti dilansir dari detiknews.

Kasus cuitan ‘Islam arogan’

Sebelumnya, kasus ini berawal dari twit war Abu Janda dengan Tengku Zulkarnain. Lewat akun Twitter @ustadztengkuzul, Tengku Zulkarnain berbicara soal arogansi minoritas terhadap mayoritas di Afrika. Lalu ia menyebut tidak boleh ada arogansi, baik dari golongan mayoritas ke minoritas maupun sebaliknya. Cuitan ini dipublikasikan pada Minggu (24/1).

“Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, apartheid. Akhirnya tumbang juga. Di mana-mana negara normal tidak boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yang arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini Ulama dan Islam dihina di NKRI,” cuit Tengku Zulkarnain lewat akun Twitter @ustadztengkuzul, seperti dilihat, Jumat (29/1/2021).

Abu Janda pun membalas cuitan Tengku Zulkarnain dengan menyebut ada Islam yang ‘arogan’ karena mengharamkan kearifan lokal di Indonesia.

“Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasan aurat,” cuit Abu Janda lewat akun @permadiaktivis1.

Cuitan itu disorot berbagai pihak, yang tak setuju dengan kata-kata Abu Janda soal ‘Islam arogan’. (ra/detik)

DISKUSI: