Jokowi Sebut Indonesia Tidak Impor Beras 3 Tahun, Cek Faktanya

0
509

Tribunkaltim.co

Jakarta, LiputanIslam.com–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia sudah hampir tiga tahun tidak mengimpor beras. Ia pun memastikan tidak ada impor lagi hingga Juni 2021.

Hal itu ia lontarkan untuk menanggapi polemik wacana impor beras yang mengemuka selama beberapa waktu terakhir.

“Saya pastikan sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia. Kita tahu sudah hampir tiga tahun ini kita tidak mengimpor beras,” kata Jokowi dalam konferensi pers virtual pada Jumat (26/3), seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Jokowi menegaskan bahwa beras petani akan diserap oleh Perum Bulog. Ia pun akan memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membantu anggaran penyerapan tersebut.

“Saya tahu Indonesia masuk masa panen dan harga beras di petani belum sesuai yang diharapkan. Oleh sebab itu, saya minta segera hentikan perdebatan terkait impor beras,” tegas Jokowi.

Cek Faktanya dari BPS

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia terus mengimpor beras dari tahun 2000 hingga 2019.

Hanya saja, ada tahun-tahun tertentu ketika Indonesia mengimpor beras secara besar-besaran hingga jutaan ton, dan sebaliknya ada yang hanya mencapai ratusan ribu ton.

Dilansir dari Kompas, data BPS menunjukkan impor beras besar-besaran terakhir kali terjadi pada 2018. Saat itu, Indonesia mengimpor beras 2.253.824 ton tahun 2018. Jumlah tersebut setara dengan 1,037 miliar dollar AS. Setelahnya, memang tak terjadi lagi impor besar-besaran.

Jumlah beras yang diimpor pemerintah menurun drastis di tahun 2019. Sepanjang 2019, Indonesia mengimpor beras sebanyak 444.508 ton atau setara dengan 184,2 juta dollar AS. Pada 2019 itu, beras impor asal Pakistan jadi yang terbanyak dibandingkan negara-negara lain, yakni sebanyak 182.564 ton.

Setelah Pakistan, beras impor asal Myanmar menduduki posisi kedua terbanyak dibandingkan negara lain, dengan jumlah 166.700 ton.

Sedangkan negara lain yang kerap jadi langganan impor beras, Thailand dan Vietnam, pada 2019 pasokannya menurun. Indonesia hanya impor beras sebanyak 33.133 ton dari Vietnam dan 53.278 ton dari Thailand pada 2019.

Polemik impor beras menjadi sorotan publik sejak diketahui pemerintah ingin membuka keran impor 1 juta-1,5 juta ton beras dalam waktu dekat ini. Rencana itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga berdalih itu dilakukan demi menjaga ketersediaan di dalam negeri supaya harganya tetap terkendali. (ra/kompas/cnn)

DISKUSI: