Jokowi Minta Jangan Bawa Kasus Pemecatan Pegawai KPK Padanya

0
699

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kasus 56 pegawai KPK yang diberhentikan akibat polemik TWK tidak dibawa-bawa padanya. Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan pemimpin redaksi di Istana Kepresidenan, Rabu (15/9/2021).

“Jangan semua-semuanya itu diserahkan kepada presiden,” ucap Jokowi dalam pertemuan itu. 

Jokowi berargumen bahwa Presiden tidak bisa mengurus polemik TWK karena kasus itu sudah ada penanggung jawabnya. Apalagi, lanjut Jokowi, proses juga berlangsung di Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia pun menekankan bahwa untuk menjalankan tata bernegara yang baik, kita harus menaati proses sesuai aturan dan menyerahkan pada penanggungjawab. 

“Kalau itu kewenangan pejabat pembina, harusnya kan itu menjadi tanggung jawab mereka, dan saya kan nggak mungkin mengambil keputusan kalau proses hukum berjalan di MA dan di MK, jangan semuanya ditarik-tarik ke presiden,” ucapnya. 

“Yang menurut saya tata cara bernegara yang baik seperti itu, ada penanggung jawabnya dan proses berjalan sesuai dengan aturan,” imbuhnya.

Polemik TWK berawal dari 75 pegawai KPK dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk beralih status menjadi ASN. Kini KPK memutuskan 56 orang di antaranya akan diberhentikan dengan hormat pada 30 September 2021. (ra/detik)

DISKUSI: