Istana Tegur Moeldoko Terkait Isu Kudeta AHY

0
172

Jakarta, LiputanIslam.com—Di tengah isu upaya pengambilalihan pucuk pimpinan Partai Demokrat, Istana ternyata tidak berdiam diri. Presiden Joko Widodo dikabarkan telah menegur Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang disebut-sebut terlibat dalam upaya ini.

Kabar tentang teguran dari Jokowi ini disampaikan oleh Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief lewat akun Twitter @Andiarief pada Jumat (5/2).

“KSP Moeldoko sudah ditegur Pak Jokowi. Mudah-mudahan tidak mengulangi perbuatan tercela terhadap Partai Demokrat,” tulis Andi.

Dilansir dari CNN, ia pun menyindir beberapa kader senior Demokrat yang mendukung Moeldoko untuk ambil alih kepemimpinan dari AHY. Dia menilai langkah senior Demokrat sebagai sisa feodalisme.

“Buat beberapa senior partai yang kecewa dan kurang legowo dipimpin generasi muda (AHY), kami maklumi. Itu sisa-sisa feodalisme, tugas partai untuk mendidik,” ujar Andi.

Meski demikian, Moeldoko sendiri belum angkat suara mengenai teguran dari Jokowi tersebut.

Moeldoko sendiri dituduh berencana mengkudeta jabatan Ketum Partai Demokrat dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB).

Berdasarkan pengakuan beberapa kader Demokrat, Moeldoko bekerja sama dengan eks kader Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin hingga kader aktif Demokrat Jhoni Allen Marbun.

Mereka sempatkan menemui beberapa pengurus daerah Demokrat di Hotel Aston, Kuningan pada 27 Januari 2020 lalu.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menuding upaya kudeta yang dilakukan Moeldoko untuk kepentingan pencapresan di tahun 2024 mendatang. (ra/cnn)

DISKUSI: