Ini Dia Pemicu Anies Dituduh ‘Minta Jatah’ Antirokok

0
842

Jakarta, LiputanIslam.com– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan banyak diperbincangkan di media sosial karena tuduhan minta jatah kampanye antirokok.

Tuduhan tersebut dipicu oleh sebuah surat yang Anies kirim ke pendiri Bloomberg Philanthropies, Michael R Bloomberg. .

Surat Anies itu diunggah akun @rokok_indonesia, Jumat (4/10) pekan lalu dan menjadi viral. 

“Kenapa sih pada nyerang Anies Baswedan? Ya karena beliau minta jatah ke Bloomberg Initiative buat kampanye antirokok,” tulis akun itu.

Bloomberg Initiative adalah lembaga donor di balik kampanye anti-rokok global. Akun itu menyebut lembaga itu didirikan miliarder Amerika Serikat (AS) Michael Bloomberg dan yang mana telah menggelontorkan uang hampir USD 1 miliar demi kampanye antirokok di seluruh dunia.

“Inisiasi bertukar surat dengan komitmen melarang rokok di daerah kekuasaannya ini ya bisa jadi alat tukar politik. Ingat bentar lagi 2024, waktunya cari dana bos,” cuit akun @rokok_indonesia.

Akun itu kemudian menyebut sosok seperti Anies adalah elit yang tak layak dipilih. 

“…Baru jadi ga bener aja udah cari donoran dari pihak asing. Alat barternya, ya nasib jutaan rakyat Indonesia yang hidup dari kretek ini,” lanjut cuitan itu.

Dilansir dari detikcom, dalam surat itu Anies berbicara bagaimana Jakarta melindungi warga dari rokok. Anies menyebut Jakarta melarang iklan dan pajangan tembakau di dalam dan luar ruangan di tempat penjualan.

Surat itu ditujukan dan diteken pada 2019. Dan aturan itu kini tertuang dalam Seruan Anies Nomor 8 Tahun 2021. 

Ini dia isi surat lengkapnya:

DISKUSI: