Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Ini Argumen Pro-Kontra Polemik Pilkada 2024

Published 13/02/2021 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE
sumber: Pikiran Rakyat

Jakarta, LiputanIslam.com—Polemik rencana perhelatan Pilkada 2024 telah menjadi pembicaraan publik dalam beberapa pekan terakhir. Isu ini menjadi panas karena adanya perbedaan pendapat antara fraksi di DPR, pemerintah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), hingga organisasi masyarakat sipil.

Pilkada diketahui akan digelar serentak dengan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) pada tahun 2024, sesuai aturan di dalam UU Pilkada. Namun, sejumlah partai menolak UU tersebut dan mengusulkan revisi.

Dalam draf revisi UU Pemilu, Pilkada akan digelar pada 2022 dan 2023, mengikuti siklus lima tahunan setelah Pilkada 2017 dan 2018. Kemudian, Pilkada serentak baru akan digelar pada 2027.

Isu revisi inilah yang memancing pro dan kontra. Dilansir dari Tempo, ini dia argumen-argumen yang muncul seputar isu ini.

 

Pro revisi UU Pemilu

  1. Demokrat: Menjegal Tokoh Politik

Partai Demokrat melihat ada upaya dari kelompok tertentu yang memaksakan Pilkada 2024 untuk kepentingan pragmatis. “Misalnya, mau menjegal tokoh-tokoh politik yang dianggap potensial sebagai capres,” kata Kepala Badan Komunikasi Publik DPP Partai Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Rabu, 27 Januari 2021.

  1. PKS: Perbaikan Demokrasi

Sementara, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menilai revisi UU Pemilu harus terus jalan untuk memperbaiki kualitas demokrasi melalui penyelenggaraan pemilu.

“Kami melihat ada kebutuhan dan kepentingan revisi UU Pemilu, yaitu untuk perbaikan kualitas demokrasi hasil evaluasi kita atas penyelenggaraan pemilu lalu,” ujar Jazuli dalam keterangannya, Minggu 7 Februari 2021.

  1. Puskapol UI: Politik Jangka Pendek

Peneliti Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia Delia Wildianti juga mendorong revisi UU Pemilu. Tapi dari dinamika sejauh ini, Ia melihat kontestasinya baru soal kepentingan politik jangka pendek. “Kami belum melihat ada kehendak memperbaiki tata kelola pemilu secara keseluruhan,” kata Delia dalam diskusi pada Ahad, 31 Januari 2021.

  1. Perludem: Kompleksitas Jadwal

Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini Pilkada 2024 akan menciptakan irisan tahapan. Pertama. tahapan pemilu (Pilpres Pileg) 2024 dimulai Agustus 2022.

Kedua, tahapan Pilkada 2024 dimulai November 2023. Padahal, April 2022 akan dilakukan pergantian KPU dan Bawaslu yang seleksinya dimulai Oktober 2021.

“Dari ilustrasi jadwal bisa membayangkan kompleksitas apa yang dihadapi dari sisi personalia maupun tata kelola teknis pemilunya,” kata dia.

 

Kontra revisi UU Pemilu

  1. Jokowi: Stabilitas Politik

Salah satu pendukung utama Pilkada tetap digelar 2024 adalah Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko mengatakan stabilitas politik dan keamanan menjadi pertimbangan Jokowi.

“Sehingga agenda pembangunan dapat berjalan sesuai yang direncanakan dan untuk kesejahteraan rakyat,” kata Moeldoko pada Sabtu, 30 Januari 2021.

  1. Nasdem, Golkar, PKB Berubah Sikap

Di DPR, hanya tersisa Demokrat dan PKS yang mendukung revisi UU Pemilu. Sisanya menolak revisi. Tapi, ada tiga partai yang awalnya mendukung revisi, kini berbalik arah menolak. Ketiganya adalah partai pendukung pemerintah Jokowi, yaitu Nasdem, Golkar, dan PKB.

Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, misalnya, beralasan Indonesia tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19 dan memulihkan ekonomi. Sehingga, kata dia, partai-partai pendukung pemerintah perlu tetap solid untuk mendukung upaya pemulihan ini.

“Cita-cita dan tugas NasDem adalah sama dengan Presiden, yakni untuk kemajuan dan masa depan bangsa yang lebih baik,” kata Surya Paloh dalam keterangan tertulis, Jumat malam, 5 Februari 2021.

 

Respon Penyelenggara

  1. KPU: Sangat Berat

Pelaksana tugas Ketua KPU RI Ilham Saputra mengakui penyelenggaran Pilkada 2024 bakal sangat berat. Ia berkaca pada pengalaman Pemilu 2019 yang digelar serentak dan membuat banyak petugas berguguran. “Yang berimplikasi kepada hilangnya jiwa mereka,” kata Ilham Saputra di Jakarta, Selasa 2 Februari 2021.

  1. Bawaslu: Harus Dipisah

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja merekomendasikan Pilpres dan Pileg tak disatukan dengan Pilkada 2024. “Menurut saya harus ada pemisahan pilkada dan pemilu, karena penyelenggara juga harus menjaga napasnya. Kalau disatukan di satu tahun pasti akan jadi persoalan tersendiri,” kata Bagja dalam sebuah diskusi daring, Ahad, 31 Januari 2021. (ra/tempo)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nasional

Masuki Usia 15 Tahun, Organisasi ABI Rilis Siaran Pers Refleksikan Peneguhan Komitmen Kebangsaan

By Muhammad
Nasional

Belajar Isu Palestina Bersama Pakar Timur Tengah di Workshop Free Palestine Network 

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account