Ibunda Berpulang, Gubernur BI: Doakan Presiden Jokowi Kuat dan Tabah

0
123

Jakarta, Liputanislam.com– Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyampaikan duka mendalam atas wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo pada Rabu, 25 Maret 2020 di usia 77 tahun. Mewakili segenap karyawan BI, Perry mengajak masyarakat Indonesia agar mendoakan Presiden Jokowi kuat dan tabah dengan keadaan ini.

“Dalam kesempatan ini saya dari sisi pribadi, dewan gubernur, dan seluruh pimpinan dan pegawai BI menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ibunda bapak Presiden,” ucapnya di Jakarta pada Kamis (26/3).

Terlebih duka ini tentu sangat berat di tengah besarnya tanggung jawab Presiden Jokowi untuk melindungi rakyat dari wabah Virus Corona (Covid-19) dan dampaknya yang terus merembet ke ekonomi Indonesia. Seluruh masyarakat Indonesia juga sudah semestinya saling menguatkan dan bersatu dalam menghadapi covid-19.

“Semoga bapak presiden diberikan kekuatan, ketabahan dalam terima takdir ini sementara beliau pimpin upaya-upaya cegah dampak dari pandemi corona virus agar masyarakat, ekonomi, kita semua, itu diberikan kekuatan dan terhindar dari dampak pendemi ini,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj yang mengucapkan bela sungkawa. “Kami seluruh warga Nahdliyin di manapun berada mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, innalilahi wainna ilaihirojiun atas wafatnya Ibunda Sudjiatmi Notomiharjo, Ibunda Presiden Joko Widodo. Kami yakin beliau wafat dalam keadaan husnul khatimah,” ungkapnya pada Rabu (25/3).

Baca: Jokowi Minta Rakyat Tidak Takziah dan Mendoakan Almarhumah di Rumah Masing-masing

“Mudah-mudahan Allah memberikan kekuatan lahir batin kepada beliau (Presiden Jokowi) sebagai seorang presiden yang bertanggung jawab dan seorang yang penuh perhatian kepada rakyatnya, presiden yang sayang kepada rakyatnya. Insya Allah, Allah memberikan kekuatan lahir dan batin,” tambah Kiai Said. (aw/viva/Inews).

 

DISKUSI: