Harga Rumah Tinggi, Generasi Milenial Terancam Jadi Tunawisma

0
60

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Tingginya harga rumah membuat generasi milenial terancam sulit untuk memiliki tempat tinggal apalagi di kota besar seperti Jakarta. Belum lagi, harga rumah dan tanah setiap tahun terus naik.

Saat ini, Indonesia sudah memasuki fase bonus demografi di mana milenial (usia produktif) yang mendominasi populasinya. Tapi, berdasarkan Indonesia Millenial Report 2019 yang dirilis oleh IDN Times, hanya sebesar 35,1 persen milineal Indonesia yang telah memiliki rumah. Sisanya, masih berangan-angan saja.

Director Research Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan, harga rumah di tengah kota seperti Jakarta sudah sangat sulit terjangkau. Bahkan, orang yang sudah mapan saja masih susah untuk beli rumah di kota.

Baca: Cara Ampuh Mengelola Keuangan Bagi Generasi Milenial

“Hunian yang banyak, memang mau nggak mau di pinggiran. Milenial pun harus menyadari fakta itu. Kecuali dia mau bekerja keras banget sampai dapat, beli rumah di tengah kota. Jangankan milenial, orang mapan aja beli rumah di kota susah,” kata Anton, Jumat (10/7).

Dia mengungkapkan, untuk mendapatkan rumah di kota, milenial setidaknya harus memiliki uang lebih dari Rp 2 miliar. Untuk milenial yang tidak punya uang sebanyak itu terpaksa tinggal di rumah orang tua atau mengontrak.

“Harganya mana ada di kota di bawah Rp 2 miliar. Kalau ada paling di dalam gang,” ungkapnya.

Dia menyarankan agar pemerintah bisa mengambil langkah yang pasti untuk mengatasi masalah ini. Sebab, hal ini dikhawatirkan akan menjadi masalah sosial.

“Bisa dilihat di banyak negara. Kehidupan di rumah nggak memadai jadi banyak masalah criminal, sosial segala macam. Kebutuhan basic harus diatasi bersama-sama, terutama dari pemerintah,” ujarnya. (sh/idntimes/cnbcindonesia)

 

DISKUSI: