Harga Daging Ayam Tembus Rp 45.000 per Kg, Pedagang: Ini Sudah Tidak Normal

0
65

Sumber: liputan6.com

LiputanIslam.com— Harga daging ayam di sejumlah daerah sudah mencapai kisaran Rp 45.000 per kilogram (kg). Harga tersebut melambung tinggi dari harga normalnya di kisaran Rp 27.000 per kg.

Istiqamah, seorang pedagang di Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, mengatakan harga daging ayam tidak normal jika sudah di atas Rp 40.000 per kg.

“Kalau naik ya sekitar Rp 35 ribu, kalau sampai tembus di atas Rp 40 ribu itu sudah termasuk tidak normal,” ujarnya, Jumat (3/7).

Baca: BI Prediksi Inflasi Pekan Pertama Juli 0,04 Persen

Dia mengaku, mahalnya harga daging ayam membuatnya susah untuk menjual barang dagangannya. Banyak orang yang tidak jadi membeli daging ayam karena harga tinggi.

“Terus terang kalau harga daging ayam mahal memang agak susah menjualnya. Hari ini yang ambil juga hanya langganan atau yang punya warung makan seperti mie ayam, kalau pembeli rumahan banyak yang batal beli,” tuturnya.

Harga daging ayam yang mencapai Rp 45.000 per kg juga terjadi di Pasar Induk Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Padahal, harga daging hanya sekitar Rp 32.000 per kg saat normal.

Nur, salah satu pedagang ayam di Pasar Induk Kajen, menyampaikan, kenaikan harga daging ayam ini sudah berlangsung selama tiga hari.

“Harga daging ayam saat ini Rp 45 ribu, naiknya harga daging ayam sendiri sudah 3 hari ini. Sebelum naik, harga masih Rp 42 ribu,” kata dia.

Dia menilai, tingginya harga daging ayam disebabkan oleh minimnya pasokan, dan kemungkinan adanya permainan dari pengepul dan perusahaan.

“Rata-rata pedagang ayam di sini menjualnya Rp 45 ribu per kg. Adanya kenaikan harga daging, membuat daya beli pembeli menjadi menurun. Yang biasanya membeli 2 kwintal, sekarang hanya 1 kwintal,” jelasnya. (sh/tribunnews/kompas)

DISKUSI: