Fakta-Fakta Mantan Atlet Aprilia Manganang Ditetapkan sebagai Laki-laki

0
588

Sumber: Kumparan

Jakarta, LiputanIslam.com–Mantan atlet voli timnas putri Indonesia, Aprilia Manganang, tengah menjadi sorotan publik karena diresmikan berjenis kelamin laki-laki.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD) TNI, Jenderal Andika Perkasa, dalam konferensi pers yang dihelat Selasa (9/3/2021).

Dilansir dari Kompas, Aprilia Manganang sebelumnya tercatat sebagai perempuan ketika masih menjadi atlet voli dan juga saat bergabung ke TNI AD pada 2016. Sebagai atlet voli putri, Aprilia Manganang berhasil meraih banyak prestasi di level klub maupun timnas.

Aprilia Manganang tercatat pernah empat kali meraih gelar juara Proliga pada 2015, 2016, 2017, dan 2019. Di level timnas putri, prestasi terbaik Aprilia Manganang adalah meraih medali perak SEA Games 2017.

Ia kemudian memutuskan pensiun sebagai atlet voli pada 2020 dan melanjutkan kariernya di TNI AD hingga saat ini.

 

Pemeriksaan Medis

Aprilia Manganang yang juga merupakan prajurit TNI aktif dengan pangkat sersan dua (serda) menjalani pemeriksaan medis pertama pada 3 Februari 2021. Pemeriksaan itu dilakukan karena Andika Perkasa dan pejabat TNI lainnya melihat ada kejanggalan dalam kondisi fisik Aprilia Manganang.

Andika Perkasa kemudian memanggil Aprilia Manganang ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di RSPAD Gatot Subroto. Hasilnya, Aprilia Manganang dipastikan berjenis kelamin laki-laki. Sebab, hasil pemeriksaan medis menunjukkan Aprilia Manganang lebih memiliki organ tubuh laki-laki.

Tidak hanya itu, kadar hormon testosteron yang identik dengan laki-laki juga ditemukan lebih tinggi di tubuh Aprilia Manganang. Hasil pemeriksaan itu kemudian membuat Andika Perkasa menawarkan Aprilia Manganang naik meja operasi (correction surgery).

Andika Perkasa menyebut Aprilia Manganang sangat antusias dan senang ketika mendapat tawaran itu karena sudah menginginkannya sejak lama. Sejauh ini, Aprilia Manganang sudah menyelesaikan correction surgery pertama dari dua tahap yang harus dijalaninya.

Andika Perkasa menambahkan. “Aprilia Manganang bukan transgender. Bukan juga interseks. Tidak masuk dalam kategori itu semua. Saya tahu definisinya dan tim dokter pun tahu semua definisinya,” ujar Andika Perkasa. “Aprilia Manganang menderita kelainan hipospadia. Jadi, selalu kembalikan ke situ,” kata Andika Perkasa menambahkan.

“Kemudian juga ada perubahan status jenis kelamin sesuai dengan Pasal 56 dari UU 23 Tahun 2006,” kata Andika Perkasa.

Kelaninan yang Diderita Aprilia

Menurut Andika Perkasa, Aprilia Manganang mengalami hipospadia, suatu kelainan pada saluran kemih atau uretra dan penis. Dikutip dari situs Departemen Urologi RSCM-FKUI, hipospadia merupakan kelainan bawaan yang umumnya dialami sejak lahir. Tingkat keparahan hipospadia juga bermacam-macam. Salah satu dari tiga jenis hipospadia yang paling sering ditemukan adalah lubang saluran kemih terletak di bagian bawah penis.

Selain itu, hipospadia yang diderita Aprilia Manganang ketika lahir termasuk dalam kategori serius. Karena keterbatasan peralatan medis ketika itu, Aprilia Manganang ditetapkan berjenis kelamin perempuan hanya dari tampilan fisik.

Andika Perkasa menyebut Aprilia Manganang ketika lahir tidak mendapatkan perawatan atau pemeriksaan lanjutan meskipun diketahui menderita hipospadia. Hal itu tidak lepas dari keterbatasan ekonomi keluarganya. (ra/kompas)

DISKUSI: