Ekonomi Tumbuh 7,07 persen, Indonesia keluar dari Fase Resesi

0
609

Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indoneisa kuartal II 2021 mencapai 7,07 persen (year on year). Realisasi pertumbuhan ekonomi ini telah membawa Indonesia  keluar dari fase resesi.

Realisasi ekonomi pada kuaratal II 2021 ini lebi besar dibandingkan pada kuartal sebelumnya sebesar 0,74 persen YoY. Angka tersebut juga merupakan yang tertinggi sejak akhir 2004.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan tumbuhnya ekonomi di angka 7,07 persen menunjukkan strategi pemeritah dan arah pemulihan ekonomi yang sudah tepat.

Baca: Satgas: PPKM Harus Direlaksasi karena Besarnya Dampak terhadap Ekonomi

“Selain efek ekonomi yang negative 5,3 persen pada tahun lalu, ada faktor-faktor lain yang menunjag arah pemulihan dan kuatnya ekonomi pada kuartal II,” kata dia, Jumat (6/8).

Salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi di kuartal II adalah memomentum Lebaran dan Ramadan pada April dan Mei. Pemerintah telah mengucurkan beragam bantuan sosial dan membayarkan THR dan gaji ke-13 kepada PNS.

Dari sisi global, ekonomi negara-negara mitra dagang Indonesia telah mengalami pemulihan pada kuartal II. China tumbuh 7,9 persen, Amerika Serikat 12,2 persen, Singapura 14,3 persen, dan Korea Selatan 5,9 persen. Kondisi ini membuat komponen ekspor dan impor dalam PDB tumbuh masing-masing 31,78 persen dan 31,22 persen.

Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahll Lahadalia mengatakan, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia belum mencapai garis akhir. Dia berharap pada akhir tahun realisasi tahunan dapat mencapai angka maksimal.

“kita belum maksimal iya dan pertumbuhan ekonomi 7,07 persen itu kan dihitung April-Juni,” ujarnya. (sh/katadata/cnnindonesia)

DISKUSI: