Ekonomi Minus 5,32 Persen, Ini Kata Presiden Jokowi

0
107

Sumber: ekonomi.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 minus hingga 5,32 persen. Secara tahunan, angka pertumbuhan ini merupakan yang terendah  sejak 1999.

Realisasi angka pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020 berada jauh di atas perkiraan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Berdasarkan perkiraannya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020 minus 4,3 persen.

“Dari hitungan pagi tadi saya terima, mungkin kita bisa minus ke 4,3 persen,” ucapnya.

Baca: Ekonomi Kuartal II 2020 Minus 5,32 Persen, BPS: Ini Terendah Sejak 1999

Jokowi mengungkapkan, sektor pariwisata dan penerbangan merupakan sektor yang terkontraksi paling dalam. Hal ini terlihat dari turunnya wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia selama kuartal II 2020.

“Kemarin BPS merilis pertumbuhan kita di kuartal II jatuh berada di angka minus 5,32 persen dan saya melihat sektor yang terdampak, terkontraksi sangat dalam yaitu di sektor pariwisata dan sektor penerbangan,” kata dia, Kamis (6/8).

Berdasarkan data BPS, wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada periode ini hanya mencapai 482 ribu orang, atau turun 81 persen jika dibandingkan kuartal sebelumnya dan turun 87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Presiden Jokowi mengatakan, kondisi ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan melakukan transformasi di bidang pariwisata dan penerbangan.

“Ini memang turunnya, terkontraksi sangat dalam. Tapi menurut saya, penurunan ini justru menjadi momentum untuk konsolidasi,” ujarnya. (sh/detik/cnbcindonesia/cnnindonesia)

DISKUSI: