Dibuka Menguat, Rupiah Berpotensi Melemah

0
149

Sumber: pasardana.id

LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (12/8) dibuka menguat ke posisi Rp 14.643 per dolar AS. Rupiah menguat 37 poin atau 0,26 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, meski rupiah menguat pada awal perdagangan, rupiah berpotensi mengalami pelemahan.

“Ada potensi pelemahan rupiah. Nilai tukar regional terlihat melemah di awal perdagangan hari ini, kata Ariston, Rabu (12/8).

Baca: Data Kerja AS Membaik, Rupiah Menguat ke Possi Rp 14.600 per Dolar AS

Dia menjelaskan, pelemahan rupiah akan didorong oleh penguatan mata uang dolar AS terhadap mata uang emerging market seiring membaiknya data tenaga kerja AS. Penguatan dolar AS ini bisa menekan pergerakan nilai tukar emerging market termasuk rupiah.

“Rupiah akan melemah terdorong sentimen penguatan dolar AS terhadap mata uang emerging market. Hal ini karena optimism dari pemulihan ekonomi di AS yang tercermin dari data tenaga kerja dan indeks harga produsen bulan Juli yang lebih bagus dari proyeksi,” jelasnya.

Selain itu, rupiah tertekan oleh rencana pemberian stimulus lanjutan AS yang masih belum disepakati antara partai Demokrat dan Republik.

“Kabar belum adanya kemajuan pembicaraan stimulus AS antara dua partai berkuasa juga bisa melemahkan sentiment terhadap aset berisiko,” ucapnya.

Menurut Ariston, rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp 14.550 per dolar AS sampai dengan Rp 14.750 per dolar AS.  (sh/medcom/kompas)

DISKUSI: