Dekarindo: Karet Alam Indonesia Terancam Punah

0
89

Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) mengatakan karet alam Indonesia saat ini terancam punah. Petani pun pesimis sehingga mengganti tanaman karet dengan kelapa sawit.

“Dengan pesimisnya petani tanaman karet diganti dengan kepala sawit dan cabai. Jadi kita takut karet alam Indonesia goodbye. Petani tidak mau menanam karet karena rugi terus,” kata Ketua Dekarindo Aziz Pane di Jakarta, Senin (20/1).

Baca: Heboh Karet Tjipetir di Eropa, Ternyata Berasal Dari Sukabumi

Aziz mengungkapkan, penggunaan karet dalam negeri harus ditingkatkan. Sebab, jika tidak, Indonesia bisa menjadi negara importir karet alam. Padahal, produksi karet alam Indonesia nomor tiga di dunia.

“Suatu saat nanti Indonesia diperkirakan bisa menjadi negara importir karet alam, padahal saat ini produsen nomor tiga dunia,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, saat ini produksi karet alam di Indonesia stagnan karena tanaman banyak yang tua dan terkena serangan penyakit gugur daun atau cendawan.

“Ditambah harga karet terus menurun. Saat ini sekitar 1,4  dolar AS per kilogram, namun itu hanya sementara. Jadi petani karet terus pesimis dengan kondisi ini,” ucapnya.

Dia menuturkan, kondisi tersebut juga semakin parah karena tidak semua karet alam terserap oleh pasar. Padahal, karet termasuk kategori tanaman bioenergi multiguna yang bisa dikembangkan menjadi bahan bakar nabati.

“Salah satunya untuk bahan bakar supaya petani kembali semangat mengembangkan karet,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, karet bisa digunakan untuk beberapa industri lainnya, seperti bahan baku campuran aspal dan biodiesel.

“Selain banyak digunakan untuk industri ban, karet saat ini telah banyak digunakan untuk industri lain. Di antaranya bahan baku campuran aspal, bantalan jembatan serta berpotensi untuk meanfaatan bahan bakar nabati,” kata dia. (sh/indonesiainside/republika)

 

DISKUSI: