Dampak Corona, Pendapatan Negara Diprediksi Anjlok 10 Persen

0
292

Sumber: alinea.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pendapatan negara bakal anjlok hingga 10 persen akibat dari dampak ekonomi penyebaran virus corona.

Dampak virus corona sudah meluas ke berbagai sektor, seperti perdagangan, komoditas, transportasi, dan lini usaha lainnya. Untuk itu, penurunan pendapatan negara diperkirakan mencapai 10 persen.

Sri Mulyani mengatakan, penerimaan negara pada tahun ini diprediksi hanya mencapai Rp 1.760,9 triliun atau 78,9 persen dari target APBN 2020 sebesar Rp 2.233,2 triliun.

Baca: Defisit Anggaran Melebar, Ekonom: Sumber Pendapatan Negara Belum Digali Maksimal

“Dengan kebijakan fiskal untuk siap mendukung dan membuat masyarakat maupun ekonomi dan negara bisa merespons, baik pusat dan daerah, maka sudah bisa diprediksi APBN kita mengalami tekanan luas biasa,” kata Sri Mulyani, Senin (6/4).

Dia menyampaikan, penerimaan pajak turun 5,4 persen dibandingkan tahun lalu. Secara rinci, penerimaan pajak yang dikelola Ditjen Pajak akan turun 5,9 persen dan penerimaan bea cukai akan turun 2,2 persen.

Dia mengungkapkan, penurunan penerimaan pajak terjadi karena kegiatan ekonomi yang mengalami tekanan dan harga minyak dunia yang terus menurun.

“Penerimaan pajak negative 5 persen karena pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan, perang harga minyak, dan karena kita memberikan fasilitas pajak bagi dunia usaha dan sekarang ditambah untuk hampir semua sektor. PPh turun jadi 22 persen. Jadi memang ada kontraksi pendapatan negara,” ungkapnya. (sh/kompas/market.bisnis)

 

 

DISKUSI: