Crazy Rich Indonesia Melonjak 67 Persen, Mengapa Kita Harus Peduli?

0
230

Jakarta, LiputanIslam.com—Populasi ‘crazy rich’ Indonesia dengan harta Rp 430 miliar dikabarkan melonjak sebesar 67 persen menjadi 1.125 orang.

Tidak sembarang orang bisa mengaku-ngaku sebagai miliarder atau masuk kasta Ultra High Net Worth Individual (UHNWI).

Mereka, dalam kategori yang ditetapkan oleh Knight Frank Global, setidaknya harus memiliki harta kekayaan minimal sejumlah 30 juta dollar AS. Jika dikonversikan ke rupiah, miliarder elite ini mengantongi aset sekitar Rp 430 miliar, baik dalam bentuk tangible asset maupun intangible asset.

Crazy rich ini mendapatkan harta kekayaan umumnya dari bisnisnya sendiri alias pengusaha dengan angka 56 persen.

Sementara itu, mereka yang meraup kekayaan dari investasi sebanyak 17 persen dan profesional/karyawan yang digaji atau salaried employment sekitar 14 persen.

Dilansir dari Kompas, Asia diproyeksikan menunjukkan pertumbuhan UHNWI tercepat selama lima tahun ke depan dalam periode 2020-2025, dengan angka 39 persen dibandingkan pertumbuhan rata-rata global 27 persen. Pada 2025 mendatang, Asia akan menampung 24 persen atau 161.878 orang dari total 663.483 UHNWI global, atau naik dari 17 persen pada satu dekade sebelumnya.

Mengapa Kita Perlu Tahu tentang ‘Crazy Rich’?

Kenapa kita harus tertarik pada crazy rich? Sebab, para miliarder yang jumlahnya cuma 1 persen dari total populasi global ini punya peran sentral dalam menentukan kondisi dan kinerja pasar.

Seperti dikatakan Global Head of Reserach Knight Frank Liam Bailey, jika pemangku kebijakan dan investor memiliki wawasan yang kurang tentang perilaku mereka, berisiko menyebabkan kesalahan serius dalam membaca tren ekonomi.

“Bagaimana peruntungan kalangan miliarder berubah, di mana mereka menghabiskan waktu, apa yang mereka investasikan, dan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya, penting untuk diketahui,” kata Liam. (ra/kompas)

DISKUSI: