Cabut Maklumat, MUI Kota Bengkulu Imbau Taati Arahan Pemerintah

0
238

Sumber: harianrakyatbengkulu.com

Kota Bengkulu, Liputanislam.com– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bengkulu, Zul Effendi mengatakan bahwa pihaknya mencabut maklumat yang berisi membolehkan salat tarawih di masjid yang dikeluarkan pada 16 April 2020 lalu. Menurutnya, pencabutan itu dilakukan setelah menggelar rapat dengan banyak pihak yang hasilnya tidak memungkinkan untuk mengadakan salat tarawih di tengah wabah covid-19.

“Kita sudah melakukan rapat bersama dengan Tim Satgas COVID, termasuk pada pihak rumah sakit yang ada di Kota Bengkulu, kita memutuskan mencabut maklumat tanggal 16 lalu,” ucapnya di Kantor MUI Kota Bengkulu, Kamis (23/4).

“Dasar pencabutan sesuai dengan keluarnya maklumat baru yang kita keluarkan 22 April 2020 kemarin, juga fatwa MUI pusat dan juga keterangan pemerintah bahwa saat ini Darurat Bencana Nasional Covid- 19,” tambahnya.

Selain mencabut maklumat, MUI Kota Bengkulu pada kesempatan itu mengeluarkan maklumat baru bernomor 081/MUI/IV/2020 tentang menyambut bulan suci Ramadhan 1441H/2020 Masehi. Dalam maklumat baru itu salah satu poinnya ialah berisi agar masyarakat mematuhi dan mengikuti arahan pemerintah.

Baca: Anggota DPRD Masuk Data Penerima Bansos Bukti Pendataan di Jakarta Bermasalah

“Dalam poin keempat, untuk pelaksanaan ibadah sunah Ramadhan di Bengkulu menyesuaikan dengan edaran pemerintah,” tandas Zul. (aw/detik/harianrakyatbengkulu).

DISKUSI: