Bom Gereja Katedral Makassar, Polisi Tangkap 4 Terduga Teroris

0
480

Lokasi ledakan diduga bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Makassar, saat ini telah dipasangi garis polisi, Minggu (28/3/2021) siang. (TRIBUN-TIMUR.COM/EMBA)

Jakarta, LiputanIslam.com—Pasca aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021), polisi akhirnya menangkap empat orang terduga teroris yang diduga terlibat.

Menurut informasi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, empat orang tersebut diduga merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulawesi Selatan.

Mereka ditangkap saat berada di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

“Hari ini kita sudah amankan sekitar empat orang di wilayah Bima, yang tentunya kita amankan karena terkait dengan kelompok teror,” ujar Listyo Sigit saat mengunjungi Gereja Katedral Makassar, Minggu malam.

Dilansir dari Kompas, Listyo mengaku telah memerintahkan Kepala Detasemen Khsusus (Densus) 88 Antiteror untuk mencari bagian dari kelompok teroris yang mengancam kehidupan masyarakat.

Bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, terjadi pada Minggu, sekitar pukul 10.30 Wita.

Sejauh ini, korban luka akibat aksi ini adalah sebanyak 20 orang. Saat ini, para korban masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit. Tidak ada pihak gereja atau jemaat yang menjadi korban tewas. (ra/kompas)

DISKUSI: