BNPT Tak Ingin Ideologi Lain Kuasai Ruang Publik

0
73

Sumber: Berita Satu

LiputanIslam.com — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendorong segenap organisasi kemasyarakatan (ormas) mencegah ideologi selain Pancasila menguasai ruang publik.

“Jika mereka sampai dominan di ruang publik, saya khawatir anak-anak muda kita nanti akan memilih itu ketimbang ideologi Pancasila yang juga merupakan dasar negara kita,” kata Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar pada acara talk show Sinergi BNPT dan Pemuda Pancasila dalam Rangka Membangun Kesiapsiagaan Nasional di Kantor BNPT, Jakarta, Jumat (3/7).

Talk show tersebut dihadiri para pejabat BNPT, yakni Deputi I (Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi) Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Deputi II (Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Irjen Pol. Budiono Sandi, dan Deputi III (Bidang Kerja Sama Intenasional Andika Chrisnayudanto).

Hadir pula Plt. Sekretaris Utama Bangbang Surono, Inspektur BNPT Buntoro, Direktur Pencegahan Irjen Pol. Hamli, serta Direktur Deradikalisasi Irfan Idris.

Saat ini kelompok radikal teroris sudah memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan paham mereka kepada masyarakat luas.

“Mereka juga memanfaatkan channel dari media sosial dan dalam hal tertentu, bahkan mereka sangat senang ketika media mainstream memuat berita yang memberikan panggung kepada mereka,” ujar Boy Rafli.

Baca juga: MPR: Generasi Milenial Harus Sadar Nilai Luhur Pancasila

Menurutnya, masalah radikalisme dan terorisme tidak bisa hanya diselesaikan oleh BNPT. Menteri, gubernur, bupati, dan wali kota harus ikut bertanggung jawab. Maka, para kepala daerah harus melakukan komunikasi dengan warganya. (Ay/Antara/Republika)

DISKUSI: