BIN: Pelaku Teror di Gereja Makassar Diduga Balas Dendam Usai Mentornya Terbunuh

0
542

Sumber: Pikiran Rakyat

Jakarta, LiputanIslam.com– Aksi bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami istri di depan Gereja Katedral Makassar diduga merupakan aksi balas dendam.

Menurut informasi dari Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto, kedua pelaku itu kemungkinan melakukan balas dendam setelah mentornya terbunuh.

“Sebetulnya kan mereka mengarah ke balas dendam setelah mentornya itu tewas terbunuh. Mentornya ini kan sebelumnya sudah kita kalkulasi, mereka mentornya mau menyerang,” kata Wawan pada Sabtu (3/4/2021), seperti dilansir dari detikcom.

Wawan menduga, mentor dari pasutri bomber ini adalah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) M Rizaldi (45) yang gagal bergabung dengan ISIS karena tewas ditembak Densus 88.

Penembakan ini terjadi saat penangkapan di Villa Mutiara, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Rabu (6/1) sekitar pukul 06.00 WIB.

“Dan setelah (Rizaldi) ternyata tewas tertembak, nah ini yang dua orang ini (pasutri bomber Makassar) adalah didikan dari Rizaldi itu, mereka jadi penerus pengantin. Jadi dia ingin mewujudkan itu dan rencana serang dari sejak Januari sudah diwujudkan oleh dia ini,” sebutnya.

“Orang ini kan memang sedang dicari oleh aparat keamanan, dan dia menyadari sedang dicari. Maka dia lari-lari siang, menghapuskan jejak, menghilangkan semua upaya-upaya atribut, kemudian mengganti nomornya, pindah-pindah tempat,” tambahnya. (ra/detik)

 

DISKUSI: