BI Prediksi Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2 Persen Akhir Tahun

0
67

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Bank Indonesia (BI) memprediksi defisit transaksi berjalan (CAD) berada di bawah 2 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir tahun.

“Dari perkiraan kami, tahun ini defisit transaksi berjalan akan tetap terkendali di bawah 2 persen dari PDB,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (28/5).

Perry optimis defisit transaksi berjalan di bawah 2 persen akan tercapai. Hal ini mempertimbangkan rendahnya CAD pada kuartal I 2020 yang hanya menyentuh 3,9 miliar dolar AS atau 1,42 persen dari PDB.

Dia menjelaskan, terkendalinya defisit dipengaruhi oleh ekspor yang meningkat tipis pada kuartal I sebesar 41,7 miliar dolar AS. Angka tersebut lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya di angka 41,2 miliar dolar AS.

Baca: Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I 2020 Turun Jadi 3,9 Miliar Dolar AS

Selain itu, impor pada kuartal I 2020 tercatat mengalami penurunan yakni dari 39,9 miliar dolar AS pada tahun lalu menjadi 37,3 miliar dolar AS.

Dia menuturkan, rendahnya CAD juga dipengaruhi oleh realisasi defisit neraca jasa. Dampak pandemi Covid-19 telah menurunkan devisa yang masuk maupun yang keluar dari pariwisata karena ada pembatasan.

“Karena ada pembatasan pergerakan manusia antar negara, termasuk pariwisata ke Indonesia. Tetapi juga diimbangi dengan penurunan pariwisata atau turis yang keluar,” tuturnya.

Selanjutnya adalah rendahnya pembayaran bunga dari Surat Berharga Negara (SBN) akibat fenomena capital outflow yang sempat terjadi. Pandemi Covid-19 telah menimbulkan kepanikan di kalangan investor global sehingga mereka menarik SBN dan menempatkan di instrument yang lebih aman. (sh/detik/tirto)

 

DISKUSI: