BI: Inflasi Ramadan dan Lebaran 2020 Terendah dalam Tiga Tahun

0
75

Sumber: detik.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Bank Indonesia (BI) mengatakan inflasi pada Ramadan dan Lebaran tahun ini sangat rendah, bahkan terendah dalam tiga tahun.

Berdasarkan indeks pergerakan harga BI, inflasi pada Mei 2020 sebesar 0,09 persen secara bulanan (mtm) dan 2,21 persen secara tahunan (yoy). Angka tersebut didasarkan pada hasil survei BI sampai minggu keempat Mei 2020.

“Jadi memang inflasi di blan Ramadan tahun ini sangat rendah. Apalagi kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Misalnya di 2019 di bulan Ramadan itu inflasinya 0,55 persen, 2018 sebesar 0,59 persen, dan 2017 sebesar 0,69,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (28/5).

Baca: Mei 2020, Inflasi Diprediksi di Kisaran 0,1 Persen Hingga 0,2 Persen

Perry menerangkan, rendahnya inflasi pada Ramadan tahun ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah dampak pandemi virus corona (Covid-19).

“Dampak Covid-19 tentu saja menurunkan permintaan dari masyarakat akan barang dan jasa. Jadi, faktor inflasi dari permintaan itu rendah,” terangnya.

Kemudian, rendahnya harga-harga komoditas global. hal ini mempengaruhi secara langsung harga barang-barang yang diimpor. faktor selanjutnya adalah nilai tukar rupiah yang stabil.

Sementara itu, Ekonom Piter Abdullah mengatakan, momen Ramadan dan Lebaran tahun ini sangat berbeda dibandingkan dengan kondisi normal. Kenaikan permintaan terhadap berbagai kebutuhan sembako satu minggu sebelum Lebaran masih jauh lebih rendah dibandingkan kondisi biasanya.

“Tekanan inflasi selama wabah ini memang tidak cukup besar, terutama bila dibandingkan dengan kondisi normal,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan yang diambil pemerintah dalam mengatur supply dan demand sudah tepat. Pasokan barang cukup dan rantai distribusi terpangkas sehingga harga lebih rendah.

“Semua faktor terkait supply dan demand barang-barang pangan terutama menjelang Ramadan dan Lebaran ini saya kira sangat dipahami oleh pemerintah,” ungkapnya. (sh/liputan6/wartaekonomi)

DISKUSI: