Awal Pekan, Rupiah Langsung Lesu ke Posisi Rp 13.790 per Dolar AS

0
102

Sumber: medium.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (24/2) pagi melemah ke posisi Rp 13.790 per dolar AS. Rupiah melemah 0,22 persen dibandingkan akhir pekan lalu.

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia pada pagi ini melemah terhadap dolar AS. Won Korea melemah 0,62 persen, ringgit Malaysia 0,60 persen, baht Thailand 0,48 persen, dan dolar Singapura 0,25 persen.

Kemudian, lira Turki melemah 0,25 persen, dolar Taiwan, 0,18 persen, peso Filipina 0,16 persen, dan dolar Hong Kong 0,09 persen. Satu-satunya mata uang yang mengalami penguatan terhadap dolar adalah yen Jepang sebesar 0,01 persen.

Baca: Pembukaan Perdagangan, Rupiah Menguat Tipis

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, melemahnya rupiah di awal pekan dipengaruhi oleh penyebaran virurs corona. Pelaku pasar saat ini khawatir karena adanya kabar tentang bertambahnya kasus infeksi virus corona di Korea Selatan.

“Berkembangnya jumlah kasus virus corona di Korea Selatan pada akhir pekan menambah kekhawatiran pasar,” kata Ariston, Senin (24/2).

Pemerintah Korea Selatan telah meningkatkan status siaga ke level tertinggi karena bertambahnya kasus infeksi virus corona dalam kurun waktu yang singkat. Saat ini sudah terdapat 602 kasus infeksi virus corona dan 6 pasien di antaranya meninggal dunia.

“Pemerintah akan menaikkan tingkat siaga ke level tertinggi sesuai dengan rekomendasi para ahli yang secara otomatis memperkuat sistem respon kita,” ujar Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Ariston memprediksi, rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak di kisaran Rp 13.720 per dolar AS hingga Rp 13.820 per dolar AS. (sh/kompas/cnnindonesia)

 

DISKUSI: