Anggota DPRD DKI: Dana 1,1 Triliun untuk Formula E Seharusnya untuk Penanganan Covid-19

0
96

sumber: alinea.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI-P Gilbert Simanjuntak menyebut dana untuk ajang balap Formula E yang mencapai lebih dari Rp 1,1 triliun seharusnya dipakai untuk menangani krisis Covid-19.

Dalam keterangan tertulis pada Senin (25/1/2021), Gilbert mengkritik Pemerintah Provinsi DKI yang dianggap lebih mementingkan ajang balapan yang tidak dibutuhkan masyarakat. Padahal, anggaran sebesar itu bisa dipakai untuk penanganan banjir, mempercepat pemulihan ekonomi, maupun vaksinasi.

“Seharusnya sejak awal itu dialokasikan untuk penanganan banjir, bukan merencanakan balapan Formula E yang tidak dibutuhkan masyarakat. Bisa juga itu dialokasikan untuk mempercepat penanganan Covid-19,” katanya.

Menurut Gilbert, dana yang telah dikeluarkan tersebut sudah termasuk dengan commitment fee sebesar Rp 560 miliar. Pengeluaran lainnya, lanjut dia, adalah perubahan lapangan Monas yang sejak awal akan digunakan sebagai lokasi acara sebesar Rp 143 miliar.

“Belum lagi biaya kerusakan akibat penebangan pohon yang ditanam kepala negara yang datang ke Indonesia,” ucap Gilbert seperti dilansir dari Kompas (25/1).

Kemudian, biaya studi kelayakan sebesar Rp 5 miliar, sosialisasi sebesar Rp 600 juta, dan layanan umum sebesar Rp 10 miliar. Ketiganya disebut merupakan bagian dari penyertaan modal daerah (PMD) tahun 2020 ke PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebesar Rp 305 miliar.

Selain itu, Gilbert menyebutkan, masih ada biaya lain berupa bank garansi sebesar Rp 430 miliar serta beberapa anggaran Formula E lain yang terdapat di beberapa SKPD dan biaya negosiasi awal ke New York.

“Beberapa anggaran Formula E juga terdapat di beberapa SKPD lain seperti Dispora, Dishub (rencana pembelian sepeda), dan Disparbud dengan jumlah yang berarti,” kata dia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya resmi menunda penyelenggaraan Formula E di Jakarta akibat pandemi Covid-19. (ra/kompas)

DISKUSI: