Akibat Blak-blakan Sebut Gaji DPR, Krisdayanti Dipanggil Fraksi PDIP 

0
693

Sumber foto: Republika

Jakarta, LiputanIslam.com– Pengakuan Krisdayanti di media sosial tentang gajinya sebagai anggota DPR berbuntut panjang. Fraksi PDIP DPR memanggil kadernya itu atas pernyataannya yang viral itu. 

Dilansir dari Tempo, Krisdayanti diminta untuk menemui Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR Bambang Wuryanto.

Krisdayanti dipanggil pada pukul 11.11 WIB hari ini (17/09/2021). Diskusi itu berlangsung selama sekitar satu jam. 

“Diundang ketua dan sekretaris fraksi untuk diskusi terkait pernyataan yang viral dan dianggap publik menyudutkan DPR,” kata Utut pada Kamis, 16 September 2021.

Krisdayanti memancing kontroversi setelah ia menyebutkan jumlah gajinya sebagai anggota DPR di kanal Youtube Akbar Faisal. 

Ia mengaku menerima gaji di awal bulan sebesar Rp 16 juta, lalu tunjangan sebesar Rp 59 juta yang diterima lima hari setelah mendapat gaji pokok. Selain itu, ada dana aspirasi Rp 450 juta yang diterima lima kali setahun, dan juga dana kunjungan daerah pemilihan atau dana reses sebesar Rp 140 juta.

Menurut Utut, tidak ada yang salah dari ucapan Krisdayanti. Namun, kader PDIP itu mestinya tidak menyampaikan pernyataan yang bisa memicu kegaduhan. “Dari sisi politisi dia harus menekan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan,” kata anggota Komisi I DPR ini.

Ia menambahkan bahwa Krisdayanti dipanggil oleh fraksi PDIP untuk mendiskusikan cara berkomunikasi dengan publik secara baik dan benar. 

“Bukan teguran, hanya diskusi. Dia perlu memperbaiki komunikasi publik untuk mencegah mispersepsi,” ujar Utut.

DISKUSI: