Akhirnya, Aparat Robohkan Tembok yang Tutup Akses Rumah Warga di Ciledug

0
786

Sumber: CNN

Ciledug, LiputanIslam.com—Aparat gabungan akhirnya merobohkan tembok yang menutup akses keluar-masuk rumah Hadiyanti (60) di Ciledug, Kota Tangerang, pada Rabu (17/3/2021).

Dilansir dari detikcom, petugas gabungan yang terdiri dari polisi, TNI, Satpol PP, dan Dishub berada di sekitar rumah Hadiyanti, Jalan Akasia 1 RT 4 RW 3, Tajur, Ciledug, Kota Tangerang. Pada sekitar pukul 08.15 WIB mereka standby untuk merobohkan tembok 2 meter yang menutup akses keluar-masuk rumah Hadiyanti.

Puing-puing tembok ini pun kini telah diangkut, dan ekskavator yang digunakan untuk merobohkan tembok 2 meter ini juga telah dibawa pergi. Petugas kebersihan berada di lokasi untuk membersihkan sisa puing-puing.

Pemilik rumah, Hadiyanti, mengaku senang dan bersyukur karena tembok tersebut telah dirobohkan. Pasalnya, tembok yang sudah berdiri sejak bulan lalu itu telah membuat aktivitas terganggu

“Kesenangan buat kita sudah dibukain pintu. Terima kasih Allah SWT. Kedua, media, atas aparat semuanya dari atas sampai bawah dengan dilaksanakan,” ujar Hadiyanti, saat ditemui di rumahnya, Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (17/3/2021).

“Ditembok, kalau tembok permanen baru sebulan ini. Kalau tembok kemarin tuh nggak mati, masih bisa masuk motor. Sekarang ini, kemarin ini nggak sama sekali,” tambahnya. “Rasanya hatinya sudah terbuka. Selama 2 tahun ini ibu nggak lihat jalan, sekarang sudah lihat jalan. Hatinya kayaknya, sangat, sama sekali nggak mimpi, sebenarnya nggak mimpi,”

Sebelumnya, polemik akses rumah ditutup tembok ini menjadi kabar yang viral di media sosial. Dalam seuah video, terlihat penghuni rumah harus memnjat pagar untuk keluar rumah.

Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana mengatakan penutupan akses rumah warga itu terjadi karena masalah sengketa lahan. Polisi sudah pernah mediasi para pihak, namun belum menemukan titik temu. (ra/detik)

DISKUSI: