PSBB Jakarta Dicabut, Ekonomi Kuartal IV Tumbuh Positif

0
154

Sumber: inews.id

Liputanislam.com— Kepala Ekonom BCA David Sumual menilai ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2020 bisa tumbuh positif asalkan PSBB di DKI Jakarta tidak dilanjutkan.

David menerangkan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV memang tergantung beberapa faktor. Namun, penerapan PSBB di Jakarta bisa menghambat pemulihan ekonomi karena kontribusi Jakarta pada ekonomi nasional itu dominan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta menyumbang 17,7 persen dari total output ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, jika ekonomi Jakarta lumpuh, maka akan berdampak besar bagi perekonomian nasiional.

Baca: PSBB Jakarta, BPS: Berdampak Besar Terhadap Perekonomian Nasional

“Pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2020 ini memang tergantung beberapa hal. PSBB kan berlanjut dua minggu sampai Oktober. Jakarta itu dominan di dalam perekonomian nasional. Semakin lama PSBB-nya, tentu akan mempengaruhi pemulihan. Pemulihan di kuartal IV-2020 ini juga bisa jika belanja pemerintah di percepat,” terang David, Rabu (30/9).

Sementara itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno memprediksi ekonomi Indonesia pada kuartal IV akan rebound. Kondisi tersebut akan ditopang oleh UKMK.

“Untuk UMKM, mereka harus punya nilai dan orientasi kewirausahaan, antara lain motivasi untuk suskses, mengambil keputusan dengan berani, berani tampil beda dan proaktif,” kata dia.

Menurutnya, UMKM harus bisa memanfaatkan peluang yang muncul di tengah berlangsungnya pandemi. Para pelaku UMKM harus memiliki sifat optimis dan bergerak maju mencapai kesuksesan.

“Kunci kedepannya adalah fokus, fokus terhadap apa yang kita kerjakan. Jangan sampai kita tidak ambil peluang karena kesuksesan hanya menghampiri orang-orang yang selalu bergerak,” ucapnya. (sh/investordaily/cnbcindonesia)

 

 

DISKUSI: