Azra: Majelis Syuro Dunia Dapat Tingkatkan Peran Indonesia di Dunia Internasional

0
120

LiputanIslam.com — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra, mengatakan dengan terbentuknya Majelis Syuro Dunia akan membantu Indonesia meningkatkan bobot peran Indonesia di mata dunia Internasional.

“Jumlah penduduk Muslim Indonesia yang sangat banyak, memiliki nilai yang membuat Indonesia lebih disegani negara lain. Sayang, kelebihan tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal,” kata Azyumardi dalam rilis yang diterima di Jakarta, Minggu (30/8).

Azyumardi berpandangan, kehadiran Majelis Syuro Dunia akan memperkuat silaturrahim di antara negara anggota. Selain itu Majelis Syuro Dunia juga akan mengembangkan hubungan harmonis dan damai di antara anggota. Juga memperkuat kerja sama hukum tata negara, terutama di bidang legislasi, yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

“Kerja sama ini membuka kesempatan pengembangan anggota parlemen. Di Eropa, sudah ada kebiasaan salah satu anggotanya belajar tentang legislasi dan hukum tata negara di negara tujuan dalam tempo tertentu. Kebiasaan ini belum banyak terdengar di Indonesia, dan itu bisa dilakukan dengan berdirinya Majelis Syuro Dunia,” kata Azyumardi menambahkan.

Agar berjalan efektif, Azyumardi berpesan agar Majelis Syuro Dunia mengantisipasi beberapa persoalan yang mungkin timbul. Seperti, kontestasi pengaruh otoritas, rivalitas kepemimpinan menjadi orang kuat, besar kecil kontribusi pendanaan, rasisme keagamaan, sektarianisme aliran dan mazhab. Serta belenggu hubungan sejarah konflik.

Baca juga: BI Prediksi Agustus 2020 Deflasi 0,04 Persen

Perlu diketahui, kalangan Akademisi dan cendekiawan mendukung wacana pendirian Lembaga Internasional, Majelis Syuro Dunia, yang diinisiasi MPR RI saat Seminar Nasional Pembentukan Lembaga Internasional Majelis Syuro Dunia di Gedung Nusantara IV Komplek MPR/DPR RI, Sabtu (29/8).

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) pun mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung pembentukan Majelis Syuro Dunia atau “World Consultative Assembly” yang digagas MPR RI, salah satu tujuannya mendorong terwujudnya tatanan dunia Islam yang harmonis, damai, dan berkeadaban. (Ay/Antara/Detik)

DISKUSI: