Neraca Perdagangan Surplus, Airlangga: Ini Positif Bagi Ekonomi

0
197

Sumber: suara.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2020 mengalami surplus 3,26 miliar dolar AS.   Termasuk Juli 2020, Indonesia berhasil mencatatkan surplus perdagangan selama tiga bulan berturut-turut.

Secara kumulatif, surplus neraca perdagangan Indonesia sepanjang semester I 2020 mencapai 8,74 miliar dolar AS. Hal ini direspon baik oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan, surplus neraca perdagangan akan memberi dampak positif bagi perekonomian di tengah pandemi. Apalagi, surplus yang terjadi di bulan Juli tahun ini merupakan yang tertinggi sejak 2011.

Baca: Neraca Perdagangan Juli 2020 Surplus 3,26 Miliar Dolar AS

“Ini sesuatu yang sangat positif di tengah situasi pandemi sekarang. Hal lain yang lebih menggembirakan, surplus perdagangan pada Juli 2020 merupakan yang tertinggi sejak 9 tahun lalu atau tepatnya Agustus 2011,” kata Airlangga, Jumat (21/8).

Nilai ekspor pada Juli 2020 tercatat sebesar 13,72 miliar dolar AS atau lebih tinggi dibandingkan nilai impor sebesar 10,46 miliar dolar AS. Surplus perdagangan ini dipengaruhi oleh membaiknya kinerja ekspor dan menurunnya permintaan impor barang konsumsi.

“Artinya komoditas utama ekspor Indonesia masih berdaya saing tinggi di tengah penurunan permintaan global sebagai dampak pandemi Covid-19. Sesuatu yang sangat positif mengingat saa ini Indonesia sedang membutuhkan sektor-sektor pengungkit agar pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2020 bsia lebih baik dibandingkan kuartal II 2020,” ujarnya. (sh/medcom/kompas)

 

DISKUSI: