Kemenhan Siapkan Pendidikan Militer untuk Mahasiswa

0
119

Sumber: kumparan.com

LiputanIslam.com— Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tengah mengadakan diskusi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menerapkan pendidikan militer bagi mahasiswa.

Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pendidikan militer tersebut akan dilakukan melalui program bela negara. Program ini akan dimasukkan ke dalam satuan kredit semester (SKS) yang diambil.

“Nanti, dalam satu semester, mereka bisa ikut pendidikan militer, nilainya dimasukkan ke dalam SKS yang diambil. Ini salah satu yang sedang kita diskusikan dengan Kemendikbud untuk dijalankan,” kata Trenggono, Minggu (16/8).

Baca: Soal Industri Pertahanan, Kemenhan Dayagunakan Putra-Putri Terbaik Bangsa

Program bela negara ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tapi juga cinta terhadap bangsa dan negara.

“Kita jangan kalah dengan Korea Selatan yang mampu mengguncang dunia melalui budaya K-Pop. Jika dilihat dari sudut pertahanan, itu cara mereka melalui industri kreatifnya mempengaruhi dunia. Indonesia harusnya bisa seperti itu karena kita punya seni dan budaya yang banyak,” ujarnya.

Dia menuturkan, kecintaan terhadap Indonesia juga bisa dilakukan dengan bergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad) sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara.

Dia menjelaskan, Komcad bukan wajib militer yang harus dilakukan oleh seluruh masyarakat. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan pelatihan bagi masyarakat yang ingin membela masyarakat jika terjadi perang.

“Ini kesadaran dari warga masyarakat yang ingin membela negara jika terjadi perang, difasilitasi dengan memberikan pelatihan selama beberapa bulan. Usai latihan dikembalikan ke masyarakat. Jika negara dalam keadaan perang, mereka siap bertempur,” jelasnya. (sh/cnbcindonesia/cnnindonesia)

 

 

DISKUSI: