
Sanaa, LiputanIslam.com – Pejabat Dewan Tinggi Politik Yaman dan tokoh petinggi Ansar Allah, Muhammad Ali al-Houthi, menantang Amerika Serikat (AS) menyiarkan rekaman video terbaru USS Eisenhower untuk membuktikan bahwa kapal induk ini tidak terkena serangan Angkatan Bersenjata Yaman.
Al-Houthi pada hari Sabtu (1/5) platform X menyatakan; “Jika kapal induk Eisenhower masih seperti semula dan tidak mengalami kerusakan maka cara terbaik untuk membuktikan bahwa kapal tersebut tidak terkena serangan siaran langsung pembuktian bahwa kapal induk Eisenhower masih seperti semula.”
Dia menambahkan; “Yaman pun, jika diberitahu bahwa ada misi media, dapat berhenti menyerang di laut untuk waktu tertentu karena keberadaan maupun evakuasi awak media, dengan jaminan keamanan dari semua pejuang yang berpartisipasi di lapangan.
Tantangan Ali Al-Houthi rupanya segera ditanggapi oleh kapten kapal induk Eisenhower, Chowdah Hill, dengan postingan klip video dari deknya di akunnya di platform X.
Tapi lucunya, video itu tidak membuktikan USS Eisenhower tak terkena serangan Angkatan Bersenjata Yaman. Belakangan terungkap bahwa Kapten Chowdah Hill, berbohong, sebab video tersebut ternyata rekaman lawas yang telah diunggah di Tiktok sejak tanggal 21 Maret 2024.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman BrigjenYahya Saree pada hari Jumat lalu mengumumkan bahwa kapal induk USS Eisenhower terkena serangan rudal dan drone Yaman di bagian utara Laut Merah.
Dia menyebutkan bahwa pasukan Yaman telah melancarkan dua serangan dalam waktu 24 jam, dan menekankan bahwa operasi kedua menyasar kapal perusak AS di Laut Merah, “dan kapal tersebut terkena secara langsung oleh sejumlah drone.”
Seperti diketahi, Yaman terlibat dalam konfrontasi dengan sekutu Israel, terutama AS dan Inggris, sejak Israel melancarkan serangan brutal ke Jalur Gaza. (mm/alalam)