Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

[Video]:  PM Italia Sebut Erdogan “Diktator” Menyusul Insiden Protokoler ini

Published 09/04/2021 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Ankara, LiputanIslam.com –   Hubungan antara Turki dan Italia terusik akibat insiden protokoler di Turki yang mengganggu pihak Eropa. Kementerian Luar Negeri Turki memanggil duta besar Italia di Ankara, Massimo Gaiani , segera setelah Perdana Menteri Italia Mario Draghi menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai diktator.

Draghi menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan masuk dalam kategori “diktator” ketika dia mengkritik Erdogan atas atas perlakuan protokoler Turki terhadap Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam pertemuan dengan Erdogan di Ankara.

“Saya pikir itu adalah perilaku yang tidak pantas dan saya sangat menyayangkan penghinaan yang dialami oleh presiden komisi ini, mari kita sebut apa adanya, diktator, dengan siapa kita perlu bekerja sama,” kata Draghi kepada wartawan di Roma, Kamis (8/4).

Bersama kepala Dewan Eropa Charles Michel, Von der Leyen bertemu dengan Erdogan dalam kunjungan ke Ankara Selasa lalu untuk membahas hubungan antara Turki dan Uni Eropa (UE).

Tayangan resmi memperlihatkan bahwa setelah mereka memasuki ruangan untuk berdiskusi ternyata hanya dua kursi yang sudah disiapkan, padahal peserta utamanya tiga orang.

Saat Erdogan dan Michel menempati dua kursi di lantai tengah, Von der Leyen terbiarkan duduk di sofa yang berseberangan dengan sofa yang ditempati oleh Menlu Turki Mevlut Cavusoglu. Kejadian ini menimbulkan kehebohan diplomatik dan media.

Beberapa kelompok Parlemen Eropa menuntut pengusutuan bagaimana von der Leyen sempat dibiarkan berdiri ketika Michel sudah duduk.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa pengaturan tempat duduk itu justru sesuai dengan permintaan UE.

Cavusoglu di Twitter pada Kamis malam juga mengecam komentar Draghi tentang Erdogan.

“Kami sangat mengutuk pernyataan populis yang tidak dapat diterima oleh Perdana Menteri Italia Draghi yang ditunjuk, dan pernyataannya yang jelek dan tidak pada tempatnya tentang presiden terpilih kami,” katanya.

Turki adalah calon anggota UE, tetapi negosiasinya dengan organisasi ini tentang keanggotaan itu  terhenti sejak 2016. (mm/raialyoum/theguardian)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account