[Video] Perang Karabakh Terus Berkecamuk, Jumlah Korban Membengkak

0
114

Moskow, LiputanIslam.com –  Perang antara Azerbaijan dan Armenia di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh terus berkecamuk dan puluhan orang lagi dilaporkan tewas.

Pasukan yang didukung Armenia, Jumat (2/10/2020), melaporkan perang telah menjatuhkan 54 lagi korban tewas di kalangan militer sehingga jumlah total korban tewas, menurut kantor berita Rusia Interfax, menjadi 158 orang.

Mereka mengatakan bahwa pertempuran berlangsung di sepanjang garis depan setelah “malam yang relatif lebih tenang”.

Dalam perang terparah antara militer Azerbaijan dan pasukan yang didukung Armenia dalam beberapa tahun terakhir itu, pihak Azerbaijan bersumpah akan terus bertempur sampai pasukan Armenia mundur “sepenuhnya” dari wilayah tersebut.

Wilayah itu secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan, namun berada di bawah kendali Armenia sejak awal tahun 1990-an.

Kementerian pertahanan Armenia mengatakan sistem pertahanan udara Karabakh telah menembak jatuh sebuah jet tempur dan dua drone Azerbaijan.

Seorang pejabat Armenia mengatakan pasukan Azerbaijan pada hari itu menyerang Khankendi, kota utama di Karabakh yang oleh orang Armenia disebut Stepanakert, dan menyebabkan “banyak” orang terluka.

“Ada banyak yang terluka di antara penduduk sipil, infrastruktur sipil rusak,” kata juru bicara kementerian pertahanan Armenia Artsrun Hovhannisyan di Facebook tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Pemerintah separatis di Khankendi mengatakan pasukan Azerbaijan telah menghancurkan jembatan yang menghubungkan Armenia ke Karabakh.

 

(mm/presstv/rta)

DISKUSI: