Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansar Allah Yaman mengumumkan pihaknya telah menyerang dua kapal di Laut Merah dengan drone dan rudal.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Sarie dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi pada hari Jumat (7/6) menegaskan “Angkatan laut, angkatan udara, dan pasukan rudal angkatan bersenjata Yaman melancarkan dua operasi gabungan di Laut Merah terhadap dua kapal milik perusahaan yang melanggar larangan masuk ke pelabuhan Palestina pendudukan, yaitu kapal Elbella dan kapal Genoa.”
Saree tidak merinci tanggal pelaksanaan kedua operasi tersebut.
Maritim Mediterania Timur, yang mengoperasikan kapal kontainer berbendera Malta Elbella menolak mengomentari pernyataan tersebut.
Di pihak lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) di hari yang sama menyatakan bahwa pasukan Ansarullah Yaman telah meluncurkan empat rudal balistik anti-kapal di Laut Merah dalam 24 jam terakhir. CENTCOM mengklaim tidak ada korban jiwa atau kerusakan akibat serangan itu.
Pasukan Yaman kubu Ansarullah, yang menguasai wilayah-wilayah utama di Yaman, telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal Israel atau yang terkait dengan Israel yang berlayar di lepas pantai negara itu sejak November 2023 sebagai solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza.
Serangan tersebut memaksa perusahaan pelayaran yang terkait dengan Israel mengubah arah kapal mereka dan mengambil rute yang lebih panjang dan mahal di sekitar Afrika bagian selatan.
Serangan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya perang antara Israel dan para pejuang Gaza serta destabilisasi Timur Tengah. (mm/raialyoum/alaraby)