Sanaa, LiputanIslam.com – Media militer Yaman merilis rekaman video detik-detik pelaksanaan operasi militer Angkatan Bersenjata Yaman, yang memperlihatkan bagaimana mereka menguasai kapal Israel di Laut Merah, dan kemudian mengibarkan bendera Yaman dan Palestina di atasnya.
Rekaman dokumenter operasi tersebut membantah segala upaya yang dilakukan entitas pendudukan Israel untuk menyangkal atau menutupi kerugiannya.
Seperti diketahui, juru bicara resmi Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, mengumumkan bahwa Angkatan Laut Yaman melakukan operasi militer yang berujung penyitaan kapal Galaxy Leader yang disebutnya milik Israel dan digelandangnya kapal itu ke pantai Yaman di Laut Merah.
مشاهد وزعها الإعلام الحربي اليمني، للعملية العسكرية النوعية للقوات البحرية اليمنية التي تم خلالها السيطرة على السفينة الإسرائيلية يوم أمس في البحر الأحمر.#الميادين#اليمن #البحر_الأحمر#طوفان_الأقصى#فلسطين pic.twitter.com/Kc653TEWyG
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) November 20, 2023
Dia menegaskan bahwa operasi militer anti Israel akan terus dilakukan sampai rezim Zionis menghentikan serangan dan aksi biadabnya di Jalur Gaza.
Dalam pernyataan terbaru pada hari Senin, pasukan Yaman memperingatkan kepada pihak lain untuk tidak mencoba melakukan segala bentuk campur tangan di wilayah perairan Yaman.
Komandan Pasukan Pertahanan Pesisir Houthi, Muhammad al-Qadiri, berjanji akan memberikan “tanggapan yang tepat” terhadap aksi campur tangan.
Dia mengatakan bahwa pasukannya “memiliki senjata dan rudal yang sesuai untuk menghadapi perkembangan apa pun dan dengan peluru serta serangan yang tepat kapan pun dan di mana pun.”
Dia menambahkan: “Kami sedang memasuki fase baru di mana kami menyaksikan perkembangan kualitatif dalam angkatan laut, dan mereka tersebar di wilayah luas di pantai barat (Yaman).” (mm/almayadeen/raialyoum)
Baca juga: