Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei pada hari Rabu (22/11) menyebut Rezim Zionis Israel telah dibuat KO oleh operasi Badai Al-Aqsa yang dilancarkan oleh Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, dan kemudian membalas dendam dengan mengumbar serangan brutal terhadap penduduk sipil yang tak berdaya.
“Jika saya ingin mengemukakan kepada Anda, para atlet, suatu kesimpulan mengenai peristiwa-peristiwa belakangan ini maka kesimpulan itu ada dalam kalimat singkat bahwa Rezim Zionis dalam peristiwa Badai Al-Aqsa telah dibuat KO,” ungkap Ayatullah Khamenei dalam kata sambutannya para pertemuan di Teheran dengan kontingen atlet dan para peraih medali Iran yang mengikuti Asian Games 2023 di Hangzhou, Tiongkok.
Dia menambahkan, “Hamas, sebagai sebuah kelompok pejuang, bukan sebagai sebuah pemerintah, bukan sebagai sebuah negara yang memiliki banyak fasilitas, melainkan sebuah kelompok kombatan, dengan segala fasilitas (apa adanya) itu berhasil membuat KO pemerintahan Zionis perampas.”
https://www.youtube.com/channel/UC-PaEFlTue1FuCaeKxZW88w
Ayatullah Khamenei memuji para atlet Iran yang telah memperlihat kepada dunia dukungan dan simpati mereka kepada Palestina, termasuk dengan mengenakan kefiyeh Palestina dan mengundurkan diri dari pertandingan melawan atlet Israel di turnamen internasional.
“Sekarang telah menjadi jelas kebenaran tindakan mereka. Kebenaran mengenai hal ini kini lebih jelas dibandingkan sebelumnya. Tindakan-tindakan ini menunjukkan wajah bangsa Iran yang berkarakter, logis, dan percaya diri di hadapan ratusan juta orang yang menonton olahraga, dan ini adalah bagian dari kekuatan nasional Iran,” tuturnya.
Dia menambahkan, “Saat ini seluruh dunia telah menyadari mengapa para atlet Iran tidak bersedia bertanding dengan para atlet Zionis di arena, karena mereka adalah penjahat dan berlatih olah raga serta berkompetisi demi kepentingan entitas kriminal. Membantu mereka berarti membantu entitas teroris dan kriminal.”
Pemimpin Besar Iran menilai Rezim Zionis tidak mampu melepaskan diri dari beban tekanan dan rasa malu akibat kekalahan yang menimpa mereka.
Ayatullah Khamenei mengatakan, “ Ya, mereka menunjukkan kekuatan, tapi dimana? Di rumah sakit dan sekolah di Gaza, dan di kepala para tunawisma di kota ini, namun unjuk kekuatan ini tidak ada nilainya dan tindakan ini mereka mirip dengan tindakan atlet yang kalah di lapangan, lalu membalas dendam atas kegagalan itu dengan menyerang fans tim lawan, menghina dan memukuli mereka.”
Dia juga menegaskan, “Tidak ada skandal yang lebih besar daripada apa yang dilakukan entitas Zionis. Kerugian besar yang ditimbulkan oleh entitas Zionis tidak akan terkompensasi dengan operasi pengeboman tersebut. Pengeboman seperti itu akan memperpendek umur entitas perampas kekuasaan ini. Kekejaman ini tidak akan dibiarkan begitu saja.” (mm/alalam/sahara)
Baca juga: