Beirut, LiputanIslam.com – Media militer kelompok pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon merilis kompilasi rekaman video aksinya membom tank- tank pasukan Zionis Israel di perbatasan Lebanon-Palestina pendudukan, dengan judul “Tankmu adalah kuburanmu,”.
Dalam video berdurasi hanya 1 menit itu terlihat Hizbullah menyasak sejumlah tank Merkava dengan menggunakan senjata anti-tank, terakhir antaranya dilakukan pada hari Rabu pagi (18/10), ketika sebuah tank Merkava dihancurkan di kawasanRaheb, hingga menewaskan dan melukai sejumlah tentara Zionis.
Pada sore harinya, regu syuhada Hussein Fasaei dan Ahmed Qassas mengumumkan bahwa mereka telah menggempur situs Al-Mutla dengan senjata yang sesuai, sementara regu syuhada Ali Hodraj dan Ali Fattouni mengumumkan telah menggempur situs Al-Tahaiyat untuk kedua kalinya pada hari Rabu.
شاهد في الفيديو: مشاهد استهداف المقاومة الإسلامية في #لبنان لدبابات العدو الإسرائيلي على الحدود اللبنانية الفلسطينية.#الميادين_لبنان pic.twitter.com/gu18sJeJdZ
— الميادين لبنان (@mayadeenlebanon) October 18, 2023
Sebelumnya hari ini, koresponden Al-Mayadeen mengkonfirmasi bahwa Hizbullah telah menyerang semua daerah pendudukan Shebaa dan Perbukitan Kfarshouba.
Dia melaporkan bahwa sebuah lokasi pendudukan di Ruwaisat Al-Alam menjadi sasaran dengan rudal. Hizbullah juga secara langsung menggempur lokasi radar dan lokasi pendudukan di Al-Malikiyah dengan rudal .
Pada Rabu sore, Hizbullah mengumumkan telah menggempur tempat berkumpulnya tentara Israel serta sistem pengawasan dan pengintaian, di Bukit Al-Tahyat, selatan Al-Manara, hingga menjatuhkan sejumlah korban jiwa dan luka di pihak pasukan Zionis.
Diumumkan p[ula bahwa “regu Syuhada Ibrahim Habib Al-Dabaq dan Ali Adnan Shuqair menyerang situs Jal Al-Alam, barak Zarit, dan situs Al-Bahri, yang terletak di seberang Ras Al-Naqoura, dengan rudal dan senjata yang sesuai”.
Dilaporkan juga bahwa pertemuan tentara pendudukan Israel, di lokasi Ramya di perbatasan dengan Palestina pendukan, telah menjadi sasaran rudal.
Sementara itu, media Israel menyatakan bahwa pertempuran yang terjadi di perbatasan utara pada hari Rabu adalah yang terbesar dalam beberapa hari terakhir.
Hizbullah terus menargetkan kendaraan dan pasukan Zionis sebagai tanggapan atas serangan Israel di perbatasan, yang menyebabkan sejumlah korban jiwa.
Bersamaan dengan ini, kepanikan terjadi di permukiman-permukiman Israel di wilayah utara Palestina pendudukan. Saluran Kan milik Israel mengutip pernyataan Kepala Dewan Metula yang mendesak para pemukim untuk segera mengungsi.
“Keluar dari Metula, siapa yang tertinggal segeralah pergi sekarang juga, jangan menungggu,” serunya.
Kepala Dewan Metula meminta para pemukim untuk pergi setelah situasi tegang di kedua sisi perbatasan dengan Lebanon – menyusul meningkatnya Israel terhadap Jalur Gaza- yang menargetkan rumah-rumah warga sipil dan jurnalis di Lebanon, dan Hizbullah pun merespon pelanggaran yang berulang kali terjadi. (mm/almayadeen)
Baca juga: