[Berita Gambar] Lebanon Menatapkan Keadaan Darurat Setelah Ledakan Mematikan Beirut

Dewan Pertahanan Tertinggi merekomendasikan agar tentara mengawasi keamanan ibukota yang dilanda bencana ketika jumlah kematian meningkat menjadi 78.
0
164

(Photo by STR / AFP)

Beirut, LiputanIslam.com – Presiden Libanon Michel Aoun menyerukan pertemuan kabinet darurat pada hari Rabu dan mengatakan keadaan darurat dua minggu harus diumumkan menyusul ledakan besar di Beirut yang menewaskan sedikitnya 78 orang dan melukai 4.000 lainnya.

Ledakan pada hari Selasa (4/08/2020) mengirim gelombang kejutan di seluruh kota, menyebabkan kerusakan luas bahkan di pinggiran ibukota.

Para pejabat mengatakan mereka memperkirakan korban tewas akan meningkat lebih lanjut ketika para pekerja darurat menggali puing-puing untuk menyelamatkan orang dan mengangkat yang mati.

Penyebab ledakan Masih Samar.

Para pejabat menghubungkan ledakan itu dengan sekitar 2.700 ton amonium nitrat yang disita yang disimpan di gudang di pelabuhan selama enam tahun.

Aoun mengumpulkan Dewan Pertahanan Tinggi negara itu setelah ledakan.

Berikut adalah beberapa gambar yang disediakan oleh  AFP:

(Photo by STR / AFP)

(Photo by STR / AFP)

(Photo by STR / AFP)

(Photo by STR / AFP)

 

DISKUSI: