[Berita Gambar] Bentrokan antara Demonstran dan Pasukan Keamanan Meletus di Baghdad

0
184

Liputan Islam – Para demonstran anti-pemerintah turun ke jalan-jalan di ibukota Irak dan kota-kota lain setelah pemakaman dua orang yang tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan.

Kedua pemrotes itu tewas Minggu malam (26/08/2020) di Baghdad tengah selama demonstrasi baru melawan korupsi, pengangguran dan pelayanan publik yang buruk, termasuk kurangnya listrik, ketika negara itu bergulung di bawah gelombang panas besar.

Kematian yang pertama selama demonstrasi anti-pemerintah sejak Perdana Menteri baru Mustafa al-Kadhimi dilantik pada Mei.

Kemudian pada hari Senin, al-Kadhimi mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa, “protes adalah hak yang sah dan pasukan keamanan tidak memiliki izin untuk menembakkan satu peluru pun ke arah para pengunjuk rasa”.

Dia mengatakan telah membuka penyelidikan dan meminta hasil dalam 72 jam.

Juru bicara militer Yehia Rasool mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan keamanan telah diberi instruksi tegas untuk tidak menggunakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa kecuali jika diperlukan.

Protes anti-pemerintah terbesar Irak dalam beberapa dasawarsa meletus Oktober lalu dan berlanjut selama beberapa bulan, dengan ratusan ribu warga Irak menuntut pekerjaan, layanan, dan pemecatan elit penguasa, yang mereka katakan korup.

Protes ini menyebabkan pengunduran diri Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi, yang digantikan pada Mei oleh al-Kadhimi, seorang mantan kepala intelijen. (BP/AlJazerera)

 

 

DISKUSI: