Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Sebulan, Wanita Tunisia Ini Layani 100 Anggota ISIS Dengan Sepengetahuan Suami

Published 11/10/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
perempuan isis
Foto: Ilustrasi

Tunis, LiputanIslam.com – Polisi Tunisia telah menangkap pasangan suami isteri mantan anggota organisasi teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ketika keduanya pulang ke Tunisia dari Suriah melalui perbatasan Libya. Keduanya kini dilimpahkan ke pengadilan.

Berbagai media Arab, termasuk Shahifah al-Marsd, Kamis (9/10) mengutip laporan surat kabar Tunisia al-Chourouk mengenai kesaksian seorang wanita berusia 30 tahun mantan anggota ISIS dan berstatus sebagai ibu dari dua anak yang satu di antaranya masih berusia sekitar dua bulan.

Disebutkan bahwa dia pergi ke Suriah bersama suaminya untuk “berjihad melawan kaum kafir”. Namun demikian, setibanya di sana dia malah terjebak dalam praktik mesum dan memalukan, yaitu hanya dalam selang waktu 27 hari dia telah melayani 100 pria anggota ISIS sebelum akhirnya dia kabur dan pulang ke tanah air setelah menempuh proses yang penuh liku. Celakanya lagi, perbuatan itu dilakukan dengan sepengetahuan suaminya.

Ibu muda yang disebutkan bernama Nourhan itu mengaku masuk ke Suriah bersama suaminya melalui Libya kemudian ke Turki dan setelah itu masuk ke wilayah Suriah melalui kota Azaz, Suriah. Atas permintaan ISIS, dia dan suaminya singgah di sebuah kawasan yang dikuasai ISIS dan di situlah sang suami membiarkan Nourhan melayani para pria anggota kawanan teroris tersebut.

Menurut Nourhan, suaminya semula berusaha menolak tapi ternyata tidak dapat berbuat banyak hingga akhirnya terpaksa menuruti kehendak ISIS demi keselamatan jiwa diri dan isterinya.

Ibu malang ini mengatakan bahwa saat itu dia “berjihad nikah” bersama 17 perempuan lain yang berasal dari berbagai negara, termasuk Mesir, Tajikistan, Cechnya, Maroko, Suriah, Perancis dan Jerman. Belasan perempuan itu diatur dan dikendalikan oleh seorang perempuan asal Somalia bernama Ummu Shuaeb.

Dia menceritakan bahwa dia terus berjihad ala perempuan ISIS itu selama hampir satu bulan. Dia berhenti menjalankan tugas nistanya itu setelah suaminya menderita luka akibat serangan udara. Dia bersama suaminya direlokasi ke Turki untuk perawatan suami yang cidera.

Rupanya, kepergiannya ke Turki kali ini mereka jadikan kesempatan untuk kabur dan pulang ke Tunisia melalui Libya hingga akhirnya mereka dicokok oleh aparat keamanan Tunisia di perbatasan.

Kesaksian ini membuat heboh “jihad nikah” menjadi terangkat lagi ke permukaan, meskipun tentu ada saja orang-orang dari lingkaran-lingkaran ekstrimis yang membantah kesaksian itu di dunia Arab, terutama di Tunisia sendiri. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account