Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Zarif: Turki Tetangga Pelupa dan Tak Tahu Balas Budi

Published 25/02/2017 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Teheran,LiputanIslam.com-Menlu Iran, Mohamamad Javad Zarif, dalam sebuah wawancara menanggapi pernyataan anti-Iran para pejabat tinggi Turki. Dia berkata,”Anda melihat kelakuan Turki? Kami prihatin terhadap mereka, tapi tampaknya daya ingat teman-teman kami ini lemah. Mereka menuduh Iran sektarian, tapi mereka lupa bahwa kami tidak bisa tidur hingga pagi saat mereka dikudeta, walau mereka bukan Syiah. Mereka pelupa dan sekaligus tidak tahu balas budi.”

Baru-baru ini, Recep Tayyip Erdogan, presiden Turki, dan Mevlut Cavusoglu, Menlu Turki, menuduh Iran sebagai negara sektarian.

Zarif menganggap kebijakan-kebijakan Iran di Timteng telah membuahkan hasil. “Semua tahu kami adalah penentu di kawasan. Pihak-pihak yang tidak berhasil di kawasan ini membuat kegaduhan untuk mengarahkan kebijakan-kebijakan Trump. Siapakah mereka? Mereka adalah pihak-pihak pendukung ISIS dan Jabhat al-Nusra. Semua orang tahu, kondisi genting di Timteng adalah dampak dari kebijakan mereka,”ungkap Zarif.

Turki dan Saudi, Para Pecundang di Timteng

Terkait pernyataan para pejabat Turki dan Saudi di Pertemuan Keamanan Munich, Menlu Iran mengatakan,”Mereka adalah para pecundang. Keduanya adalah negara-negara yang kebijakan-kebijakannya menemui jalan buntu. Dalam sebuah wawancara, saya pernah menyebut koalisi internasional anti-ISIS sebagai “koalisi pertobatan.” Sekarang saya menyebutnya “koalisi para pecundang.” Semua pihak yang gagal di kawasan, kini membentuk koalisi dan berbicara ini-itu. Menurut saya, mereka tak perlu ditanggapi serius. Andai kondisi mereka lebih baik dari sekarang, kelakukan mereka akan berbeda.”

Zarif lalu membandingkan pidatonya di Munich dengan pidato Menlu Saudi dan Turki. “Kami berbicara tentang kondisi internasional dan keharusan dialog serta kerjasama untuk mengatasi masalah di kawasan Teluk Persia, namun mereka justru ‘melempar batu’. Melempar batu biasanya dilakukan orang yang tak punya kekuatan. Orang yang kuat seharusnya menyampaikan programnya dan menentukan masa depan, bukan dengan menghujat pihak lain,”tuturnya.

Turki dan Saudi Lemah di Hadapan Iran

Menurut Zarif, Turki dan Saudi tidak memiliki kekuatan di hadapan Iran. Dia mengatakan, jika sebagian pengamat memprediksi jalan yang akan ditempuh Iran di masa depan lebih sulit, itu disebabkan keseragaman sikap Trump dengan dua negara ini.

“Sebagian pihak di kawasan merasa telah gagal. Sebab itu, mereka tidak ingin sendirian menjadi obyek konflik. Mereka juga menyeret rival yang telah mengalahkan mereka dalam konflik ini. Ini jelas bukan hal yang baik, tapi lumrah,”ungkap Zarif.

Zarif menyatakan, Iran tidak mengharapkan kelakuan semacam ini dari negara-negara tetangganya. Dia yakin, kelakuan semacam ini justru akan merugikan diri mereka sendiri.

Saudi Terjebak di Rawa Yaman

Terkait agresi Saudi ke Yaman, Zarif mengatakan,”Sebelum Saudi menyerang Yaman, Iran telah memperingatkan bahwa ini bukan solusi yang tepat. Masih ada solusi yang lebih masuk akal.”

“Sayang mereka tidak mendengarkan nasihat Iran dan kini terjebak di rawa-rawa perang Yaman. Mereka menyerang Iran dalam pidato dan wawancara untuk membebaskan diri dari rawa-rawa ini,”ujar Zarif.

“Para tetangga Iran ini mestinya tahu, kami hanya menghendaki stabilitas di Timteng. Iran sama sekali tidak ingin membalas kekeliruan mereka di masa lalu, seperti dukungan mereka terhadap Saddam atau kesalahan-kesalahan mereka yang lain,”pungkasnya. (af/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account