Sanaa,LiputanIslam.com-Dewan Tinggi Politik Yaman mengumumkan, Mehdi al-Mashat sebagai pengganti Syahid Saleh al-Samad. Al-Samad gugur akibat serangan koalisi Saudi di kawasan Hudaydah, Kamis (19/4).
Dewan ini juga meminta agar rakyat Yaman menghadiri pengiringan jenazah al-Samad, yang waktu dan tempatnya akan segera diumumkan.
Dewan Tinggi Politik Yaman menetapkan tiga hari masa berkabung dan pengibaran bendera setengah tiang selama 40 hari.
Jubir Ansharullah mengapresiasi perjuangan al-Samad dan menyatakan, dia tidak pernah gentar terhadap ancaman para agresor dan pergi ke semua front.
Pemimpin Ansharullah, Abdul Malik al-Houthi, menyebut koalisi Saudi bertanggung jawab atas semua konsekuensi kejahatan ini. Dia menegaskan, teror ini tak akan dibiarkan begitu saja.
Ali al-Qahum, anggota kantor politik Ansharullah, dalam wawancara dengan al-Alam mengancam akan menggempur ibukota-ibukota koalisi musuh dengan rudal balistik.
Dewan Pertahanan Nasional Yaman juga mengumumkan siaga penuh dan menegaskan, saat ini Yaman membutuhkan keteguhan dan kekuatan untuk melawan musuh lebih dari sebelum-sebelumnya.
Kementerian Pertahanan Yaman menjanjikan balasan menyakitkan kepada para agresor atas gugurnya al-Samad.
“Para pemimpin dan petinggi negara-negara agresor harus tahu, bahwa mulai saat ini mereka tak akan merasakan keamanan lagi,”ucap salah satu sumber di Kemenhan Yaman. (af/alalam)